Ternyata, Sengketa Pilpres Juga Punya Dampak Positif Untuk Pemilu Berikutnya

Siapa sangka, hiruk-pikuk persidangan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) juga punya dampak positif bagi penyelenggaraan pemilu di masa depan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  00:35 WIB
Ternyata, Sengketa Pilpres Juga Punya Dampak Positif Untuk Pemilu Berikutnya
Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA — Siapa sangka, hiruk-pikuk persidangan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) juga punya dampak positif bagi penyelenggaraan pemilu di masa depan.

Hal ini diungkap Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini kepada Bisnis, Senin (17/6/2019).

"Setiap sengketa pemilu pasti nantinya akan menjadi rekomendasi pelaksanaan pemilu berikutnya. Apakah diakomodir dalam UU Pemilu, atau dalam regulasi lain," jelas Titi.

Titi menjelaskan, contohnya ada pada Pilpres 2014. Pasangan Prabowo-Hatta ketika itu mempermasalahkan pemungutan suara sistem Noken bagi masyarakat Provinsi Papua, yang belum mampu memberikan hak suara lewat pencoblosan surat suara.

Tetapi kemudian selepas sengketa pemilu selesai, MK membenahi lebih lanjut tata kelola sistem Noken lewat putusan MK. Begitu pula pada kasus lain, misalnya tentang putusan cuti calon petahana, atau beberapa aturan teknis lain.

Oleh sebab itu, Titi berpendapat, biarlah Tim Hukum BPN mengeluarkan segala unek-uneknya, walaupun tampak bahwa isi gugatan lebih banyak perkara kualitatif seperti kecurangan, bukan kuantitatif atau berhubungan dengan perolehan suara.

"Kalau belajar dari sengketa pilpres sebelumnya, MK selalu mengutamakan signifikansi setiap dalil dengan hasil perhitungan suara. Jadi biarlah nanti Majelis Hakim yang menguantifikasi tiap dalil Tim Hukum 02 yang kualitatif itu," ungkap Titi.

Alhasil, atas gugatan dari Tim Hukum BPN yang tak biasa tersebut, Titi berharap MK tetap sanggup memberikan keputusan yang sanggup menjadi acuan perbaikan penyelenggaraan pemilu berikutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Sidang MK, Pemilu 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup