Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders Angkat Kaki

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders akan segera mengundurkan diri dari posisi strategisnya itu dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 Juni 2019  |  09:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders akan segera mengundurkan diri dari posisi strategisnya itu dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kabar tersebut diungkapkan sendiri oleh Trump melalui akun Twitternya.

“Sarah Huckabee Sanders kami yang luar biasa akan meninggalkan Gedung Putih pada akhir bulan ini dan pulang ke Negara Bagian Arkansas,” tulis Trump pada Kamis (13/6/2019), seperti dikutip dari Bloomberg.

Berbicara di sebuah acara Gedung Putih pada Kamis malam waktu setempat, Sanders mengutarakan kebanggaannya telah ambil bagian dalam pemerintahan Trump.

“Saya mencintai setiap menitnya, bahkan menit-menit yang penuh kesulitan,” tutur Sanders.

Selama menjabat sebagai Jubir Gedung Putih, Sanders dikenal telah menghadapi masa-masa bergejolak yang dipenuhi berbagai isu seperti serangan terhadap media dan penyebaran informasi palsu.

Sanders mengambil alih peran sebagai juru bicara Gedung Putih setelah pendahulunya, Sean Spicer, tiba-tiba mengundurkan diri pada Juli 2017.

Meski Sanders terbukti telah menjadi sosok yang lebih efektif dan tenang ketimbang Spicer untuk Trump, wanita berusia 36 tahun ini mempertahankan pendekatan antagonistik pemerintahan Trump di depan awak media dan kerap terdengar menyampaikan hal yang bertabrakan dengan fakta.

Pada April, laporan Penasihat Khusus Robert Mueller mengungkapkan Sanders mengakui telah “salah omong” dalam suatu konferensi pers.

Saat itu Sanders bersikeras telah mendengar dari agen-agen FBI bahwa mereka tidak lagi memiliki kepercayaan pada mantan Direktur FBI Jim Comey.

Sanders juga menghilang dari mata publik dalam beberapa bulan terakhir. Tercatat ia hanya mengadakan dua konferensi pers Gedung Putih yang biasanya berlangsung sekali sehari sejak awal 2019.

Melalui cuitannya di Twitter pada Januari, Trump menjelaskan ketidakhadiran Sanders dalam briefing pers dikarenakan ulasan terhadap Sanders yang dinilai sangat kasar.

Meski menghabiskan lebih sedikit waktu dengan awak media, pengaruh Sanders tumbuh di dalam Gedung Putih dan menjadi orang kepercayaan Trump.

Sanders juga berada di antara staf dengan masa jabatan terlama dalam lingkaran yang seringkali mengalami bongkar pasang posisi. Ibu tiga anak ini adalah ibu rumah tangga pertama yang pernah berlaku sebagai juru bicara Gedung Putih.

Stephanie Grisham, juru bicara untuk ibu negara Melania Trump, memuji Sanders di Twitter sebagai seorang profesional sejati dan teman yang baik.

“Saya akan merindukan cintanya yang tulus terhadap negara & selera humornya yang tinggi di @WhiteHouse - tidak peduli apa yang akan terjadi di masa depan,” cuit Grisham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gedung putih, Donald Trump

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top