Direktur Advokasi BPN Prabowo-Sandi Penjamin Lieus Sungkharisma

Pengacara Lieus Sungkharisma, Hendarsam Marantoko, bersama Direktur Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad, mendatangi Kepolisian Daerah Metro Jaya, Senin (3/6/2019).
Direktur Advokasi BPN Prabowo-Sandi Penjamin Lieus Sungkharisma JIBI | 03 Juni 2019 14:26 WIB
Direktur Advokasi BPN Prabowo-Sandi Penjamin Lieus Sungkharisma
Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sufmi Dasco Ahmad/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Pengacara Lieus Sungkharisma, Hendarsam Marantoko, bersama Direktur Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad, mendatangi Kepolisian Daerah Metro Jaya, Senin (3/6/2019).

Kedatangan mereka untuk mengajukan penangguhan penahanan terhadap Lieus serta 58 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan demonstrasi 21-22 Mei 2019 di depan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat.

 “Pak Sufmi Dasco Ahmad menjadi penjamin. Mudah-mudahan hari ini tidak ada halangan Pak Lieus dan 58 orang lain bisa merayakan Lebaran di luar,” ujar Hendarsam di Polda Metro Jaya.

Menurut Hendarsam, 58 orang itu ditahan di tempat yang berbeda. Sebanyak 34 orang di antaranya ditahan di Polda Metro Jaya, sementara 24 orang sisanya di Kepolisian Resor Jakarta Barat. Ia menyebut 58 orang yang ditahan itu meminta bantuan agar penahanannya ditangguhkan.

Meski begitu, Hendarsam tak merinci 58 orang itu terdiri dari golongan apa. Ia juga tak memastikan apakah mereka merupakan simpatisan Prabowo-Sandiaga atau bukan.

“Kami tidak melihat pendukung siapa. Harus dibedakan antara orang yang ikut aksi 21-22 Mei dengan orang yang terlibat kerusuhan. Nanti itu proses hukum lah,” kata dia.

Lieus Sungkharisma sebelumnya ditangkap polisi di apartemennya yang bertempat di daerah Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pada Senin, 26 Mei lalu.

Dia  dilaporkan oleh seseorang bernama Eman Soleman atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar pada 7 Mei 2019. Laporan bernomor LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019 itu lantas dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, lebaran, Aksi 22 Mei

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top