Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini "Diskon" Hukuman Ratna Sarumpaet, Jika Tuntutan Jaksa Dipenuhi Hakim

Meski dituntut hukuman penjara selama 6 tahun, terdakwa Ratna Sarumpaet tidak akan menjalani hukuman selama 6 tahu jika hakim memutuskan vonis sesuai tuntutan jaksa penuntut umum.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  16:27 WIB
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet (kiri) mendengarkan kesaksian Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dalam sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (4/4/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet (kiri) mendengarkan kesaksian Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dalam sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (4/4/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA-- Meski dituntut hukuman penjara selama 6 tahun, terdakwa Ratna Sarumpaet tidak akan menjalani hukuman selama 6 tahu jika hakim memutuskan vonis sesuai tuntutan jaksa penuntut umum.

Dalam persidangan, saat mengajukan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan soal pengurangan masa hukuman jika vonis hakim sama dengan tuntutan JPU.

JPU menuntut terdakwa kasus hoaks Ratna Sarumpaet dengan hukuman 6 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah melakukan perbuatan tindak pidana.

JPU Daroe Tri Sadono mengungkapkan terdakwa Ratna Sarumpaet dinilai telah menyebarkan berita hoaks mengenai penganiayaan terhadap dirinya di Bandung beberapa waktu lalu. 

"Menuntut agar Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 6 tahun dikurangi selama terdakwa menjalani masa tahanan sementara," tuturnya saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

JPU menilai Ratna juga telah menyebarkan hoaks tersebut ke orang lain melalui layanan pesan instan Whatsapp agar orang lain percaya peristiwa penganiaayan hoaks tersebut.

"Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hoax Ratna Sarumpaet
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top