KABAR GLOBAL: Perjuangan May Kian Berat

Berita mengenai makin beratnya perjuangan Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk memuluskan langkah Brexit menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Senin (25/3/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  08:57 WIB
KABAR GLOBAL: Perjuangan May Kian Berat
Perdana Menteri Inggris Theresa May. - REUTERS/Toby Melville

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai makin beratnya perjuangan Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk memuluskan langkah Brexit menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Senin (25/3/2019).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

 

Perjuangan May Kian Berat. Perjalanan Brexit kini makin berat setelah resistensi tak hanya muncul dari parlemen, tetapi juga berasal dari warga Inggris. Aksi protes anti-Brexit pun massif dilakukan di dunia nyata dan maya. (Bisnis Indonesia)

Dolar Lesu, Pound Terbenam. Pound sterling menjadi satu-satunya mata uang yang tidak mampu memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS sepanjang pekan lalu dipicu sentimen ketidakpastian Brexit yang masih terus berlanjut. (Bisnis Indonesia)

Apple Kalah Segalanya dari Ponsel Lokal China. Bukan hanya Apple yang mengalami penurunan penjualan di China, ternyata ponsel pintar tuan rumah juga mengalami perlambatan seiring permintaan cenderung stagnan. Dalam hal ini, konsumen masih menahan diri akibat kondisi perekonomian global yang juga kurang baik. (Kontan)

Arab Saudi Akan Mengerek Minyak ke US$ 70 per Barel. Kebutuhan anggaran yang mendesak memaksa Arab Saudi mendorong harga minyak setidaknya mencapai US$ 70 per barel tahun ini. Merujuk Reuters, Jumat (22/3), beberapa pelaku industri mengatakan, meski produsen minyak serpih Amerika Serikat (AS) bisa mendapat keuntungan dari langkah ini, pangsa pasar minyak mentah global Riyadh berpotensi terkikis. (Kontan)

Ola Terantuk Sanksi di India. Perusahaan transportasi online asal India Ola sedang dirundung masalah di negerinya sendiri. Pemerintah Negara Bagian Karnataka menangguhkan izin operasional Ola selama enam bulan pada pekan lalu. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar global

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top