Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penerimaan ASN: Pendafataran P3K Guru dan Dosen Kemenag Ditunda

Kementerian Agama  menunda penerimaan Seleksi kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Penundaan dilakukan hingga periode penerimaan skema ini pada tahap II.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 23 Februari 2019  |  12:57 WIB
Ilustrasi proses ujian seleksi CPNS - Antara/Muhammad Adimaja
Ilustrasi proses ujian seleksi CPNS - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama  menunda penerimaan Seleksi kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Penundaan dilakukan hingga periode penerimaan skema ini pada tahap II.

Mengutip keterangan resminya, Kementerian Agama mengungkapkan alasan penundaan tersebut karena tenaga honorer eks kategori II (TH X K-II) yang bekerja sebagai Dosen dan Guru tersebar di seluruh provinsi sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Pelaksanaan Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk Guru dan Dosen di Lingkungan Kementerian Agama ditunda hingga pengadaan PPPK tahap II Tahun 2019," tulis Kemenag, Jumat (22/02/2019).

Pihak Kemenag juga meminta kepada para peserta untuk tetap memantau informasi pengadaan PPPK di situs http://ssp3k.bkn.go.id  atau   www.kemenag.go.id  Seleksi kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap I dilaksanakan mulai hari ini hingga 24 Februari 2019. 

Pelamar rekrutmen P3K yang bisa mengikuti seleksi kompetensi yakni mereka yang lulus pada seleksi administarasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerimaan cpns cpns ASN
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top