ICW: Setiap Tahun Rata-Rata 350 PNS Diduga Terlibat Korupsi

Indonesia Corruption Watch mengungkapkan sejak 2010 hingga 2018 jumlah PNS yang diduga kuat terlibat perkara korupsi setiap tahunnya rata-rata mencapai 350 orang.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  17:45 WIB
ICW: Setiap Tahun Rata-Rata 350 PNS Diduga Terlibat Korupsi
Indonesia Corruption Watch (ICW): Setiap Tahun Rata-Rata 350 PNS Diduga Terlibat Korupsi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia Corruption Watch mengungkapkan sejak 2010 hingga 2018 jumlah PNS yang diduga kuat terlibat perkara korupsi setiap tahunnya rata-rata mencapai 350 orang.

Kepala Staf Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah mengakui tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh PNS lembaga dan kementerian kini tengah menjadi tren di Indonesia.

"Kalau dari 2010-2018, kami melihat rata-rata aktor yang paling banyak terlibat kasus korupsi adalah PNS yang rata-rata ada 350-an PNS terlibat korupsi tiap tahun," tutur Wana, Rabu (20/2/2019).

Wana mensinyalir PNS, yang seharusnya melayani publik karena digaji melalui pajak masyarakat, kini lebih memilih berlomba-lomba untuk melakukan tindak pidana korupsi. Menurut Wana, tidak sedikit PNS yang sudah ditangkap oleh aparat penegak hukum dalam beberapa tahun terakhir.

"Seharusnya kan PNS menjadi pelayan publik. Tapi ini kok banyak yang mencoba melakukan korupsi," kata Wana.

Bahkan dia mengungkapkan akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum PNS, kerugian negara mencapai Rp6,5 miliar setiap bulan dan Rp72 miliar setiap tahun.

Wana berharap Kementerian Dalam Negeri maupun Menpan RB dapat menindak tegas PNS yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Wana menyarankan tindakan pemecatan dan pemblokiran terhadap rekening PNS terlibat korupsi agar mereka tidak lagi menerima gaji dari masyarakat.

"PNS yang berstatus terpidana korupsi dan masih menerima gaji dari negara itu harus segera dipecat dan rekening untuk menerima gaji dari negara harus segera diblokir," ujarnya.

Berdasar data Badan Pusat Statistik, tahun 2016 jumlah PNS mencapai 4.374.349 orang yang terdiri dari: 

  • 918 444 PNS Pusat
  • 301.781 PNS Provinsi
  • 3.154. 124 PNS Kabupaten/Kota

Sementara itu, sebuah riset dari The World Bank bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memaparkan data pemetaan PNS 2018 bertajuk 'Mapping Indonesia's Civil Service', yang dipublikasi pada Rabu (21/11/2018).

Dari segi umur, PNS di Indonesia yang merupakan 17% dari populasi total warga Indonesia ini berusia paruh baya dengan rata-rata umur 45 tahun.

PNS tahun 2018 tercatat meningkat 25% dari tahun 2006, yaitu sebanyak lebih dari 4,5 juta orang. Anggaran yang digunakan untuk para abdi negara ini akan memiliki beban total 25% dari APBN.

Kebanyakan dari PNS merupakan tenaga pengajar atau guru, yaitu 26,4% dari PNS nasional dan 63,9% dari PNS lokal.

Dari aspek gender, jumlah PNS perempuan terbanyak dimiliki Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebanyak 74%, disusul Mabes TNI AD sebanyak 67%, kemudian sebanyak 63% dimiliki Kementerian Kesehatan.

Sedangkan jumlah PNS perempuan paling sedikit terdapat di Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan (BPKP) yang hanya 10%.

PNS perempuan yang menjabat, sebanyak 36% menduduki posisi fungsional, 33% menduduki posisi struktural di Pemda.

Selengkapnya silakan baca Inilah Data dan Fakta Pemetaan PNS Tahun 2018

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korupsi, pns, icw

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top