Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Usai Curhat, Sandiaga Uno Peluk & Semangati Maruf

Sandiaga Salahuddin Uno trenyuh mendengar curhatan petani tomat saat berkampanye di Kediri, Jawa Timur.

Bisnis.com, KEDIRI— Sandiaga Salahuddin Uno trenyuh mendengar curhatan petani tomat saat berkampanye di Kediri, Jawa Timur.

Maruf, salah satu petani bercerita ke Sandi tentang gagalnya panen tomat sehingga membuat sebagian petani merana.

“Jual tomat bikin sakit hati. 70 kilogram hanya dihargai Rp7.000, Pak. Saya harap kalau jadi wapres perbaiki nasib ekonomi petani. Perlu ada harga eceran terendah, sehingga kami tidak rugi pak,” kata Maruf di Kediri seperti dikutip dalam siaran pers, Kamis ,(20/12/2018).

Usai curhat, Sandi pun merasa terenyuh dan langsung memeluk Maruf.

Kepada Maruf, Sandi berjanji akan melaksanakan program sebagaimana yang pernah dilakukannya di DKI dengan food station. Membeli langsung dari petani untuk penyerdehanaan distribusi dan transparan. Sehingga kesejahteraan petani dan peternak bisa meningkat.

"Sabar ya Pak Maruf,” katanya sambil menepuk-nepuk pria setengah baya tersebut.

Selain Maruf, ada pula Bambang petani tebu yang mengeluarkan isi hati dan kegundahannya kepada mantan Wakil Gubernur DKI tersebut.

Bambang mengeluhkan harga jual yang jatuh karena impor gula.

"Kami petani tebu rasanya ingin menangis, Pak. Air mata sudah kering. Lagi panen kok ya tega impor gula dari negara lain? Apakah mau mematikan petani?" ujar Bambang.

Soal tebu, Sandi mengaku sudah menandatangani kontrak politik dengan para petani tebu di Lumajang. Ada tujuh permintaan para petani yang harus diselesaikannya jika diberi amanat menjadi pelayan masyarakat Indonesia.

Dia pun membacakan lagi kontrak tujuh poin yang diminta para petani tebu untuk dibenahi.

Stop impor, memberantas mafia pangan, subsidi pupuk, aat-alat pertanian, revitalisasi pabrik gula plat merah, memberikan kredit lunak dan ringan pada petani tebu, menghapus monopoli penjualan gula serta memperbaiki tata niaga gula.

"Ini sudah saya tandatangani, InsyaAllah saya akan penuhi jika amanat diberikan kepada Pak Prabowo dan saya,” terang Sandi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper