Reuni 212, Mantan Pengacara Rizieq Sebut Bawaslu Harus 'Fair'

Mantan Pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera meminta kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk bersikap adil.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 03 Desember 2018  |  19:13 WIB
Reuni 212, Mantan Pengacara Rizieq Sebut Bawaslu Harus 'Fair'
Umat muslim mengikuti aksi reuni 212 di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (2/12/2018). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera meminta kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)  untuk bersikap adil.

Menurutnya, pada acara Reuni Akbar 212, Minggu, 2/12/2018), banyak kegiatan yang bermuatan politis.

“Harus ditindak dong, jelas itu kan, ada ganti presiden, ada spanduk, dan itu kan sebuah campaign ya. Kampanye terselubung. Dari kemarin saya sudah sampaikan itu konsolidasi politik. Itu semua orang oposisi,” ujarnya di Media Center Jokowi-Ma’ruf Amin, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Selain itu, acara bertajuk agama tersebut telah dipolitisasi untuk menurunkan kredibilitas Joko Widodo.

“Lagunya, segala macam. Sudah sangat politislah. Dan itu memakai baju agama aksi bela Islam, tetapi sebenarnya tujuannya ganti presiden dan semua apa yang dilakukan presiden tidak ada baiknya,” ujarnya.

Kapitra meminta Bawaslu untuk bertindak adil mengusut kegiatan yang dinilai sebagai kampanye terselubung tersebut.

“Itu jelas, dan itu Bawaslu harus fair,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, AKSI 212

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup