Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Raja dan Putra Mahkota Arab Sampaikan Duka Cita kepada Putra Jamal Khashoggi

Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz telah menghubungi putra Jamal Khashoggi untuk menyampaikan pernyataan duka cita kepada keluarga wartawan tersebut, lapor Kantor Berita Saudi, Minggu (21/10/2018).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Oktober 2018  |  11:19 WIB
Raja dan Putra Mahkota Arab Sampaikan Duka Cita kepada Putra Jamal Khashoggi
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud (tengah) melakukan ibadah salat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (2/3). - Reuters/Beawiharta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz telah menghubungi putra Jamal Khashoggi untuk menyampaikan pernyataan duka cita kepada keluarga wartawan tersebut, lapor Kantor Berita Saudi, Minggu (21/10/2018).

Putra Jamal, Saleh Khashoggi, menyatakan terima kasih atas ungkapan duka cita dari keluarga Kerajaan.

Jamal Khashoggi, yang merupakan penulis kolom surat kabar Washington Post, hilang sejak ia memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

Kerajaan Arab Saudi mengatakan pada Sabtu(20/10/2018) pagi bahwa Khashoggi meninggal dalam "perkelahian" di konsulat tersebut, namun tidak memberikan penjelasan rinci soal penyebab kematiannya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menyebut jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh lewat sebuah operasi jahat oleh pihak-pihak yang bertindak di luar kewenangannya. 

"Ini adalah operasi Jahat. Ini adalah operasi di mana individu-individu melampaui kewenangan dan tanggung jawab yang mereka miliki; mereka membuat kesalahan ketika mereka membunuh Jamal Khashoggi di Konsulat dan mereka berusaha menutupi itu," katanya, dalam sebuah wawancara di Fox News sebagaimana dikutip CNN.com, Senin (22/10/2018).

Menurutnya, kejadian itu jelas merupakan merupakan kesalahan besar yang dibuat, dan hal yang menambah kesalahan itu adalah upaya untuk menutupinya.

Pernyataan itu disampaikannya saat ditanya soal dugaan perintah Putera Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam operasi pembunuhan Khashoggi. 

Dia menambahkan bahwa Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz bertekad menuntaskan kasus yang disebutnya tidak dapat diterima di pemerintahan mana pun itu. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi Raja Arab Saudi Jamal Khashoggi

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top