Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Setidaknya 11 Orang Tewas Akibat Gempa 5,9 Magnitudo di Haiti

Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Haiti dan menewaskan setidaknya 10 orang, Sabtu (6/10/2018) waktu setempat.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 07 Oktober 2018  |  12:39 WIB
Setidaknya 11 Orang Tewas Akibat Gempa 5,9 Magnitudo di Haiti
Masyarakat Haiti berupaya mencari barang-barang mereka yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa pada 2010. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Haiti dan menewaskan setidaknya 11 orang, Sabtu (6/10/2018) waktu setempat.

Gempa tersebut merubuhkan bangunan di utara negara Karibia tersebut. 

Reuters melansir kepala polisi di wilayah utara Haiti, Jackson Hilaire, menyebutkan tujuh orang tewas dan lebih dari 100 terluka di Port-de-Paix, sebuah kota di utara Haiti yang berada dekat pusat gempa. 

Sementara itu, Walikota Gros-Morne Jean Renel Tide mengungkapkan empat orang meninggal dunia di kota tersebut, termasuk seorang bocah laki-laki yang tertimpa bangunan.

Dalam unggahan di akun Twitter resminya, Presiden Haiti Jovenel Moise meminta masyarakat untuk tetap tenang menyusul adanya laporan kepanikan di kota-kota yang dekat dengan pusat gempa.

Port-de-Paix, Gros-Morne, Chansolme, dan Pulau Tortuga disebut menjadi lokasi dengan tingkat kerusakan terparah.

Haiti pernah dilanda gempa besar berkekuatan 7 magnitudo pada 2010. Diperkirakan 100.000-300.000 orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut dan infrastruktur negara ini pun porak poranda. 

Upaya rekonstruksi akibat gempa delapan tahun lalu itu masih terus berlanjut hingga sekarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa haiti

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top