Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PKPU Berakhir April, Ini Jadwal Rapat Kreditur First Travel

Masa restrukturisasi utang PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel akan berakhir pada 27 April 2018. Per 27 April, perusahaan jasa pemberangkatan umrah ini memanfaatkan waktu maksmimal penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) selama 270 hari.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 05 Februari 2018  |  15:59 WIB
 Dua Direktur PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel Andika dan Anniesa di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017) -  Deliana Pradhita Sari
Dua Direktur PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel Andika dan Anniesa di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017) - Deliana Pradhita Sari

Bisnis.com, JAKARTA - Masa restrukturisasi utang PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel akan berakhir pada 27 April 2018.

Per 27 April, perusahaan jasa pemberangkatan umrah ini memanfaatkan waktu maksmimal penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) selama 270 hari.

Seiring dengan hal itu, tim pengurus PKPU menggelar serangkaian rapat kreditur untuk membahas proposal perdamaian.

Rapat kreditur rencananya akan digelar pada 5 Februari, 12 Maret, dan 16 April 2018. Selanjutnya, pengurus akan menggelar pemungutan suara atas proposal perdamaian. Voting itu akan menentukan debitur pailit atau damai.

Total utang First Travel mencapai Rp1 triliun. Rinciannya, utang kepada 61.491 jamaah sebesar Rp961,25 miliar. Selanjutnya, First Travel memiliki kewajiban kepada pajak sebesar Rp314,83 juta dan 96 karyawan yang gajinya belum dibayarkan senilai Rp645,32 juta.

Tagihan lainnya datang dari 89 mitra agen senilai Rp16,54 miliar dan vendor sebesar Rp49,04 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umrah First Travel
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top