Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

United Orthopedic Siap Ladeni Banding PT Modular Alkesindo

Kuasa hukum United Othopedic Corporation (UOC) Michel Rako mengatakan PT Modular Alkesindo (lawan) akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memenangkan kubunya.
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 11 Januari 2018  |  21:28 WIB
United Orthopedic Siap Ladeni Banding PT Modular Alkesindo
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan - David Eka Issetiabudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen alat medis bedah tulang asal Taiwan United Orthopedic Corporation siap menghadapi banding dari lawannya dalam kasus wanprestasi.

Kuasa hukum United Othopedic Corporation (UOC) Michel Rako mengatakan  PT Modular Alkesindo (lawan) akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memenangkan kubunya.

“Saya berkontak dengan kuasa hukum Modular, katanya pihak mereka akan mengajukan banding,” jelasnya kepada Bisnis, Kamis (11/1/2018).

Kendati demikian, kubu UOC tidak merasa gentar atas langkah lawannya tersebut. Menurutnya keputusan banding itu justru akan menguatkan putusan yang sudah ada. “Akan kami ladeni.”

Untuk mengonfirmasi kabar tersebut, Bisnis menghubungi kuasa hukum PT Modular Alkesindo Muhammad Ichsan. Namun, baik sambungan telepon maupun pesan singkat yang dilayangkan Bisnis tidak direspons.

Sebelumnya, United Orthopedic Corporation menggugat distributornya di Indonesia PT Modular Alkesindo dengan tuduhan cedera janji. Gugatan itu diperkarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor register No.57/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Sel.

Atas perkara wanprestasi tersebut, Ketua Majelis Hakim Ganjar Pasaribu menyatakan menolak seluruh eksepsi tergugat dan turut tergugat. Dalam pokok perkara, tergugat dinyatakan memiliki kewajiban untuk membayar senilai US$210.499.

“Mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian,” tuturnya. (Dimas Novita Sari)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sengketa bisnis
Editor : M. Taufikul Basari
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top