Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terungkap, 4 Pria Ini Rencanakan Pembunuhan Kim Jong-nam

Polisi dalam sidang Senin (6/11/2017) mengatakan empat pria dan dua perempuan merencanakan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, merupakan warga Korea Utara yang meninggalkan Malaysia setelah pembunuhan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 November 2017  |  17:53 WIB
 Ri Jong Chol asal Korut terduga pembunuhan Kim Jong Nam - Reuters
Ri Jong Chol asal Korut terduga pembunuhan Kim Jong Nam - Reuters

Kabar24.com, SHAH ALAM - Polisi dalam sidang Senin (6/11/2017)  mengatakan empat pria dan dua perempuan merencanakan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, merupakan warga Korea Utara yang meninggalkan Malaysia setelah pembunuhan.  

Keempat pria itu diidentifikasi dalam persidangan warga Indonesia Siti Aisyah dan warga Vietnam Doan Thi Huong, dua perempuan yang dituduh membunuh Kim Jong-nam menggunakan racun saraf VX di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari.

Dua perempuan yang ditangkap beberapa hari setelah pembunuhan terjadi dan menghadapi hukuman gantung jika terbukti bersalah itu mengaku tidak bersalah telah membunuh kakak tiri Kim Jong-un ketika persidangan dimulai pada 2 Oktober.

Mereka mengaku diperdaya ambil bagian dalam lelucon acara realitas TV dan pengacara mereka menuduh agen Korea Utara sebagai pelakunya.

Dokumen tuntutan menyebu empat orang lain yang masih buron sebagai tersangka pembunuh Kim bersama kedua perempuan itu, namun tidak menyebutkan identitas mereka.

Pada Senin, penyidik utama Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz bersaksi di Pengadilan Tinggi Shah Alam di luar Kuala Lumpur bahwa keempatnya adalah pria Korea Utara yang melarikan diri dari Malaysia setelah pembunuhan dilakukan. Mereka dikenal oleh kedua perempuan tersebut dengan nama samaran.

Hong Song Hac (34) dikenal sebagai Tuan Chang; Ri Ji Hyon (33) dikenal sebagai Tuan Y; Ri Jae Nam (57) dipanggil Hanamori; dan O Jong Gil dikenal sebagai James menurut penyidik.

Atas permintaan Malaysia, Interpol mengeluarkan Red Notice untuk pria-pria itu setelah pembunuhan terjadi. Ini meningkatkan kewaspadaan di negara-negara anggota Interpol untuk berbagi informasi mengenai para tersangka dengan maksud menangkap dan mengekstradisi mereka serta membawa mereka ke pengadilan.

Menurut rekaman CCTV yang ditampilkan dalam persidangan, pria-pria yang masuk Malaysia antara akhir Januari dan awal Februari itu berada di sekitar bandara pada hari pembunuhan.

Mereka terlihat berganti baju setelah pembunuhan sebelum meninggalkan Malaysia. Tiga di antaranya meninggalkan Kuala Lumpur menuju Jakarta, kata Wan Azirul sebagaimana dikutip kantor berita AFP. Namun, dia tidak bisa mengingat tujuan orang keempat.

Pembunuhan itu memicu ketegangan hubungan Korea Utara dan Malaysia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kim Jong Nam
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top