Bebas dari Kasus Kim Jong-nam, Doan Thi Huong Tulis Surat Ucapan Terima Kasih

Doan Thi Huong menulis surat berisi ucapan terima kasih pada pihak yang telah membantu kebebasannya
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 03 Mei 2019  |  18:17 WIB
Bebas dari Kasus Kim Jong-nam, Doan Thi Huong Tulis Surat Ucapan Terima Kasih
Doan Thi Huong keluar dari pengadilan dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam - Reuters/Lai Seng Sin

Bisnis.com, JAKARTA - Perempuan asal Vietnam yang bebas usai dituduh membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menulis surat berisi ucapan terima kasih pada pihak-pihak yang membantunya terhindar dari ancaman hukuman mati.

Doan Thi Huong (30) secara resmi menghirup udara bebas pada Jumat (3/5/2019) dan akan kembali ke kampung halamannya dengan sebuah penerbangan pukul 19.15 waktu Kuala Lumpur.

Doan Thi Huong dijatuhi hukuman penjara 3 tahun dan 4 bulan pada awal bulan lalu setelah mengaku bersalah atas dakwaan yang lebih ringan. Ia diperkenankan bebas karena telah menjalani dua per tiga dari masa tahanan dan dinilai berperilaku baik selama proses peradilan yang bergulir sejak Februari 2017.

Jaksa penuntut umum menuntut Huong dengan dakwaan baru yakni mencederai seseorang dengan senjata berbahaya berdasarkan Pasal 324 Undang-Undang Pidana.

Ia sebelumnya didakwa dengan pembunuhan berdasarkan Pasal 302 Undang-Undang Pidana karena kedapatan menyemprotkan cairan saraf VX ke wajah Kim Jong-nam sampai lelaki itu tewas di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017.

"Saya berterima kasih pada setiap orang yang telah mendoakan saya di gereja dan rumah. Terima kasih kepada Tuhan Yesus atas cinta-Nya untuk saya. Saya sangat senang dan terima kasih, saya menyayangi kalian semua," ungkap Huong dalam surat yang dibacakan oleh pengacaranya Hisyam Teh Pok Teik kepada media.

Dalam surat itu, Huong juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Malaysia, hakim, jaksa penuntut umum, Jaksa Agung, dan petugas Penjara Perempuan Kajang yang selama ini telah menjaganya.

Huong pun tak lupa mengekspresikan rasa terima kasih untuk Kedutaan Besar Vietnam di Kuala Lumpur serta pemerintah Vietnam, begitu pula pengacara dan media.

Dua pengacara Huong lainnya, Salim Bashir and Datuk Naran Singh menyoroti peran media yang selama ini dinilai telah banyak membantu Huong.

"Pers telah memainkan peran vital dalam membantu Huong," kata Naran seperti dikutip The Star.

Sebelum bebas, Huong didakwa bersama seorang warga Indonesia, Siti Aisyah karena diduga melakukan pembunuhan terencana. Siti Aisyah bebas terlebih dahulu pada pertengahan Maret lalu setelah jaksa menarik semua dakwaan yang sempat dijatuhkan padanya.

Selama proses peradilan, kedua perempuan ini bersikeras tak bersalah. Mereka mengaku hanya menjadi korban dari aksi penipuan sejumlah agen Korea Utara dan mengira aksi mereka adalah bagian dari acara televisi.

Dengan bebasnya Huong, tak ada satupun pihak yang kini menjalani proses peradilan di Malaysia. Sejumlah agen Korea Utara yang juga ditetapkan sebagai tersangka menjalani sidang in absentia karena langsung meninggalkan Malaysia selang beberapa jam usai pembunuhan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Korea Utara, Kim Jong Nam

Sumber : The Star Online

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top