Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KUALITAS PARTAI POLITIK: Proteksi dari Negara Dinilai Penting

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai perlunya proteksi dari negara untuk meningkatkan kualitas partai politik.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 26 Juli 2017  |  08:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisniscom, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai perlunya proteksi dari negara untuk meningkatkan kualitas partai politik.

Bahtiar, Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Polpum Kemendagri, mengatakan kehadiran negara dibutuhkan. Saat ini, membangun kemandirian partai politik (parpol) sangatlah penting. Selama parpol belum mandiri, sistem politik yang sehat sulit terwujud.

“Untuk bisa mewujudkan sistem politik yang lebih baik, maka kita harus memberikan perlakuan terbaik terhadap parpol karena posisinya sebagai hulunya sistem politik atau input system atau sebagai produsen sistem politik,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi Kemendagri, Rabu (26/7/2017).

Dia mencontohkan salah satu masalah paling rumit dalam mengelola parpol yakni terkait pembiayaan. Pasalnya, di negara maju, bantuan terhadap parpol sekisar 30% – 70% dari total kebutuhan parpol per tahun, bahkan ada yang 100%, seperti Uzbekistan.

Adapun di Indonesia, lanjutnya, parpol dibiarkan bertarung dan mencari cara sendiri untuk bertahan hidup. Bantuan keuangan negara hanya Rp108 per suara atau 0,00063% dari total kebutuhannya. “Maka wajarlah jika 17 tahun reformasi konsolidasi demokrasi belum terwujud,” imbuhnya.

Sumber pembiayaan parpol kini mulai meningkat. Menteri Keuangan menyetujui Rp1.000 per suara. Walaupun, dia mengakui, nominal ini dianggap tak terlalu ada kenaikan di seperti beberapa tahun lalu yang juga menetapkan pada angka nominal tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

parpol kemendagri
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top