Prancis Tingkatkan Pengamanan Pasar Setelah Serangan Berlin

Pengamanan pasar-pasar Natal di seluruh Prancis ditingkatkan setelah insiden penyerangan di Berlin, Jerman, Senin (19/12/2016), kata Menteri Dalam Negeri Prancis Le Roux.
Fatkhul Maskur | 20 Desember 2016 10:40 WIB
PM Prancis Manuel Valls saat tiba di Champs-lyses, Paris (10/6/2015). - Reuters/Charles Platiau

Kabar24.com, PARIS - Pengamanan pasar-pasar Natal di seluruh Prancis ditingkatkan setelah insiden penyerangan di Berlin, Jerman, Senin (19/12/2016), kata Menteri Dalam Negeri Prancis Le Roux.

"Pengamanan di pasar-pasar Natal diperkuat" setelah sebuah truk menabrak satu pasar Natal di Berlin, menewaskan sedikitnya sembilan orang, katanya.

Serangan di Berlin mirip dengan serangan di kota French Riviera di Nice pada Juli, ketika seorang ekstremis Tunisia Mohamed Lahouaiej Bouhlel menabrakkan truk 19 ton ke kerumunan massa yang sedang menyaksikan kembang api di pinggir laut.

Presiden Francois Hollande mengatakan orang-orang Prancis "ikut berkabung untuk Jerman dalam menghadapi tragedi ini, yang menghantam seluruh Eropa."

Serangan Nice, yang menewaskan 86 orang, membuat negara itu makin trauma setelah menghadapi serangkaian serangan ekstremis, termasuk pembantaian di Paris pada November 2015 menurut warta kantor berita AFP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prancis, Serangan Berlin

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top