Indonesia dan AS Latihan Bersama Militer di Sulut

Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi TNI-AU Kolonel Penerbang Joko Cahyono mengatakan Sulawesi Utara (Sulut) ditetapkan sebagai lokasi latihan bersama (Latma) militer antara Indonesia dan Amerika serikat yang berkelanjutan.
Martin Sihombing | 02 November 2016 15:52 WIB
Ilustrasi. - BISNIS

Bisnis.com, MANADO -  Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi TNI-AU Kolonel Penerbang Joko Cahyono mengatakan Sulawesi Utara (Sulut) ditetapkan sebagai lokasi latihan bersama (Latma) militer antara Indonesia dan Amerika serikat yang berkelanjutan.

"Latma di Manado ini merupakan perjuangan TNI-AU setelah terjadi kesepakatan antara Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Barack Obama pada Oktober 2015," kata Joko di Manado, Rabu (2/11/2016).

Menurut Joko, untuk Australia, Rusia, China sudah ditentukan lokasinya di provinsi lainnya dan Latma ini merupakan kegiatan yang penting setelah hampir 19 tahun terjadi kevakuman.

"Saya bangga karena dapat menjadi tuan rumah di Sulut dan ini memberikan banyak motivasi serta meningkatkan profesionalitas bagi oara penerbang Angkatan Udara Republik Indonesia," kata Joko, di Manado, Rabu.

Joko mengatakan, pelaksanaan kegiatan latihan bersama akan semakin mempererat hubungan bilateral Amerika Serikat dan Indonesia.

"Pada intinya kami akan medukung sepenuhnya kegiatan ini baik dari segi keamanan dan kenyamanan latihan," ungkap Joko.

Ia menambahkan, pangkalan udara Sam Ratulangi juga mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah latihan bersama militer Indonesia dan Amerika Serikat.

"Kami berharap akan memberikan alih keahlian bagi penerbang Indonesia dari penerbang AS itu," demikian Joko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tni, militer as, Latihan Militer

Sumber : ANTARA
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top