Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebakaran Hutan: Kadin Akui Pelaku Usaha Bertanggung Jawab

Kebakaran Hutan: Kadin Akui Pelaku Usaha Bertanggung Jawab
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 13 November 2015  |  19:42 WIB
Ilustrasi - Dua anggota TNI memadamkan api yang disebabkan kebakaran hutan di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah - Reuters/Darren Whiteside
Ilustrasi - Dua anggota TNI memadamkan api yang disebabkan kebakaran hutan di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah - Reuters/Darren Whiteside

Kabar24.com, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengakui bila pelaku usaha turut bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran hutan dan bencana asap di Sumatra dan Kalimantan.

“Dunia usaha tentu bertanggung jawab atas kejadian yang ada. Namun, fokus kita sekarang adalah bersama-sama mencegah agar kejadian yang sama tidak terulang tahun depan,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Shinta Widjaja Kamdani di Jakarta, hari ini, Jumat (13/11/2015).

Bos Sintesa Group ini mengajak kalangan pebisnis dan pemerintah untuk bahu-membahu mengatasi bencana asap yang sekarang masih berlangsung. Sesudah itu, kata Shinta, kedua belah pihak bersama para pemangku kepentingan lain harus mencari solusi dan kerangka kerja pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

“Tidak perlu lagi menuduh siapa yang benar, siapa yang salah,” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aktor pembakaran hutan tidak hanya dilakukan oleh korporasi. Bahkan, ujar dia, mayoritas pelaku pembakaran hutan di Kalimantan adalah masyarakat yakni sekitar 60%.

“Kalau di Sumatra, perbandingan pelaku pembakaran pengusaha dengan rakyat 50%-50%. Ini karena ada faktor ekonomi,” ujarnya di tempat yang sama.

Pemerintah, kata Luhut, berkomitmen menegakkan hukum kepada pelaku pembakar hutan. Saat ini, kepolisian telah menetapkan ratusan tersangka perorangan dan korporasi

Namun, dia memastikan pemerintah tidak akan mengumumkan secara terbuka identitas tersangka. “Tunggu nanti habis pengadilan. Kami tidak ingin kalau diumumkan, ekonomi kita terganggu,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin kebakaran hutan bencana asap luhut binsar pandjaitan shinta widjaja kamdani sintesa group
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top