Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Gadungan Peras Keluarga Tersangka Pengguna Narkoba. Tiru Oknum Polisi?

Seperti AKBP PN yang diduga memeras bandar narkoba di Bandung, M. Ilnuzirwan seorang polisi gadungan juga ditangkap karena meminta uang kepada keluarga tersangka narkoba di Pekanbaru.
Gemal Abdel Nasser P
Gemal Abdel Nasser P - Bisnis.com 15 Mei 2015  |  21:05 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Kabar24.com, PEKANBARU - Pengguna narkoba selain menjadi target operasi kepolisian ternyata juga bisa menjadi sasaran pemerasan pelaku kriminal. Itu pula yang dilakukan seorang polisi gadungan kepada keluarga tersangka pengguna narkoba.

Seperti AKBP PN yang diduga memeras bandar narkoba di Bandung, M. Ilnuzirwan seorang polisi gadungan juga ditangkap karena meminta uang kepada keluarga tersangka narkoba di Pekanbaru.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo mengatakan, M. Ilnuzirwan (29) warga Jalan Teuku Bay, Pekanbaru itu telah ditangkap karena dilaporkan pihak keluarga tersangka narkoba Rio Maradona Silitonga yang kini sudah menjalani proses hukum.

“Tersangka penipuan kita tangkap Kamis (14/5) dini hari. Kepada keluarga tersangka Rio Maradona, tersangka mengaku anggota Narkoba Polda Riau, mengaku dekat dengan Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru. Tersangka meminta uang Rp27 juta kepada pihak korban untuk bisa membebaskan Rio kemudian melobi Kasat Narkoba,” kata Arry.

Keluarga Rio telah memberikan uang Rp27 juta pada 6 Mei 2015. Tidak ada kejelasan, korban mengeceknya dan diketahui ternyata M. Ilnuzirwan adalah polisi gadungan. “Tersangka dijerat ke Pasal 378 dengan ancaman pidana penjara 7 tahun,” sambung Arry.

Sementara itu, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang hermawan menanggapi bahwa tidak ada jalur damai seperti itu yang dibenarkan. “Keluarga tersangka harusnya tidak usah percaya dengan proses seperti itu. Lebih baik ikut proses hukum saja,” katanya.

Kapolda menegaskan, bila anggotanya yang berbuat seperti itu tentu anggota itu akan diproses dan akan dipecat. “Kalau memang pelakunya polisi betulan, yah diproses secara internal. Tapi, kalau yang ini, polisi gadungan,” kata Kapolda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemerasan bandar narkoba
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top