Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendagri Janji Tak akan Campuri Urusan Internal Keraton Jogja

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah tidak akan terlibat dalam urusan internal keraton, tak terkecuali sabda raja mengenai pengangkatan Gusti Kanjeng Ratu Pembayun sebagai putri mahkota penerus tahta kerajaan Yogyakarta.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 07 Mei 2015  |  14:51 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Beritajakarta.com
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Beritajakarta.com

Bisnis.com, PALEMBANG - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah tidak akan terlibat dalam urusan internal keraton, tak terkecuali sabda raja mengenai pengangkatan Gusti Kanjeng Ratu Pembayun sebagai putri mahkota penerus tahta kerajaan Yogyakarta.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan urusan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai gubernur memang diatur oleh undang-undang. Meski demikian, tidak seluruh urusan keraton menjadi perhatian pemerintah.

“Ini kan urusan internal keraton, baik Kemendagri maupun presiden tidak akan melibatkan diri,” ujarnya seusai menghadiri pembukaan rakor Kesatuan Bangsa dan Poltik Se-Sumatra Sumsel, Kamis (7/5/2015).

Tjahjo mengaku sebagian keluarga keraton mendatangi dirinya untuk mendorong adanya rapat keluarga terkait sabda raja tersebut. Meski begitu, dia mengaku dirinya tidak memiliki kapasitas untuk mengeluarkan rekomendasi, saran dan lain sebagainya.  

Adapun, poin lainnya dalam sabda raja a.l. menghilangkan klausul Khalifatullah yang melekat dalam gelar Sultan, mengganti klausul Buwono menjadi Bawono, mengubah perjanjian pendiri Mataram Ki Ageng Pamanahan dengan Ki Ageng Giring, dan Sultan juga akan menyempurnakan Keris Kanjeng Kyai Ageng Kopek dengan Kanjeng Kyai Ageng Joko Piturun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mendagri keraton yogyakarta
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top