Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengamat: RI Perlu Tiru Filipina Hapuskan Hukuman Mati

Pusat Studi Nusantara Iskandar Zulkarnaen meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait polemik eksekusi buruh migran yang telah divonis hukuman mati oleh pemerintah RI.n
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 28 April 2015  |  23:07 WIB
Terpidana mati kasus penyelundupan narkoba jenis heroin, Mary Jane Fiesta Veloso (kanan), berdoa dengan tuntunam rohaniawan dan saksi, Romo Bernhard Kieser (kiri), dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakarta, Rabu (4/3). - Antara
Terpidana mati kasus penyelundupan narkoba jenis heroin, Mary Jane Fiesta Veloso (kanan), berdoa dengan tuntunam rohaniawan dan saksi, Romo Bernhard Kieser (kiri), dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Sleman, Yogyakarta, Rabu (4/3). - Antara

Bisnis.com, BOGOR - Pusat Studi Nusantara Iskandar Zulkarnaen meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait polemik eksekusi buruh migran yang telah divonis hukuman mati oleh pemerintah RI.

Iskandar menuturkan bisa saja ada buruh migran Indonesia yang akan bernasib seperti Mery Jane. Dia menuturkan bahwa mengeksekusi buruh migran, tidak serta merta akan menghilangkan peredaran narkotika di Indonesia.

"Para terpidana tersebut perlu bekerja sama dan membuka jaringan serta para pelindungnya," katanya kepada Bisnis.com, melalui siaran resmi yang diterima Selasa (28/04) malam.

Iskandar meminta Pemerintah sebaiknya mengganti hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup. Dengan berani membuka jaringan dan mengungkapkan peredaran narkotika, maka jelas telah mengurangi peredaran tersebut.

Melihat kasus Mery Jane, lanjutnya, Indonesia harus melihat kegigihan Presiden Filipina dan pemerintah Filipina dalam melindungi warganya.

"Kita juga dapat melihat perwakilan asing yang menemui dan memperjuangkan warganya masing-masing dari hukuman mati," ujarnya.

Pustara berharap apa yang diperlihatkan oleh kepala negara dan perwakilan asing dapat dicontoh oleh kepala negara Indonesia dan perwakilan Indonesia di luar negeri.

"Semoga tidak ada buruh migran Indonesia yang akan dihukum mati di luar negeri. Semoga kejahatan narkoba secara internasional dapat terungkap," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh migran Eksekusi Mati Mary Jane
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top