Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JK: Pembentukan Polisi Parlemen Malah Bahayakan Keamanan Gedung DPR

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pembentukkan polisi parlemen tidak memiliki urgensi, malah akan membahayakan kondisi keamanan penghuni Gedung Parlemen.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 15 April 2015  |  03:11 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (13/4). - JIBI/Dwi Prasetya
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (13/4). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pembentukan polisi parlemen tidak memiliki urgensi, malah akan membahayakan kondisi keamanan penghuni Gedung Parlemen.

Kalla menggambarkan keberadaan polisi parlemen justru akan berbahaya dalam kondisi tertentu. Tidak hanya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), tetapi juga ‘tamu’ yang menyambangi Gedung Parlemen untuk berdemonstrasi misalnya.

“Saya kira tidak [urgent] karena bahaya malah. Kalau terjadi seperti itu nanti masalah, kena sendiri DPR-nya. Misalkan demo, masa mau ditembak,”ujarnya, Selasa(14/4/2015).

Menurut dia, pihak kepolisian selama ini sudah melakukan pengamanan terhadap Gedung Parlemen, hanya tinggal memanfaatkannya secara lebih optimal.

Dia juga sepakat bahwa pembentukkan polisi parlemen bertentangan dengan visi pemerintah untuk melakukan penghematan dengan sejumlah strategi.

Kendati demikian, dia mengaku belum mendapat informasi dari legislator terkait wacana pembentukan polisi parlemen. Nantinya, Kalla akan melakukan pemeriksaan terhadap aturan pemerintah yang mengizinkan pembentukan divisi keamanan tersebut.

Badan Legislasi DOR RI tengah membahas wacana pembentukan polisi parlemen. Nantinya polisi parlemen akan berperan mengamankan kompleks parlemen yang selama ini di bawah kendali Polisi Pam Obvit dan petugas pengamanan dalam.

Secara keseluruhan, pembentukan polisi parlemen akan membutuhkan 1.194 personel kepolisian.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jk polisi parlemen
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top