Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERANG YAMAN: Sedikitnya 500 Pemberontak Houthi Tewas

Lebih dari 500 pemberontak Houthi tewas sejak serangan pasukan sekutu pimpinan Arab Saudi di lancarkan ke Yaman, menurut kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 April 2015  |  09:28 WIB
Para pendukung Gerakan Houthi mengangkat senjata sambil meneriakkan protes menentang serangan udara dari Pemerintah Arab Saudi di Ibu Kota Yaman, Sanaa, Jumat (10/4/2015) - Reuters
Para pendukung Gerakan Houthi mengangkat senjata sambil meneriakkan protes menentang serangan udara dari Pemerintah Arab Saudi di Ibu Kota Yaman, Sanaa, Jumat (10/4/2015) - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Lebih dari 500 pemberontak Houthi tewas sejak serangan pasukan sekutu pimpinan Arab Saudi dilancarkan ke Yaman, demikian laporan kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).

Seorang jenderal Arab Saudi mengatakan koalisi sembilan negara telah melakukan 1.200 serangan sejak dimulai pada 26 Maret lalu. Menurut Jenderal Ahmed Asiri, serangan itu ditujukan untuk menahan laju pasukan pemberontak ke arah selatan Yaman, menurut SPA sebagaimana dikutip CNN.com, Senin (13/4/2015).

Bentrokan terjadi di perbatasan Arab Saudi-Yaman, dekat kawasan Najran pada Jumat lalu. Pasukan Arab Saudi membalas serangan mortir dari para pemberontak Houthi di wilayah dekat perbatasan.

Tiga anggota militer Arab Saudi tewas dan dua lainnya luka-luka dalam serangan itu, menurut kementerian pertahanan negara tersebut.

Kementerian Kesehatan Yaman melaporkan pada Sabtu bahwa sebanyak 385 warga sipil tewas dan 342 lainnya luka-luka. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat korban tewas lebih banyak yakni 648 orang dan 2.191 luka-luka.

Yaman diguncang perang saudara setelah pemberontak Houthi (Syiah) memulai pemberontakan. Mereka merasa termaginalkan dalam pemerintahan yang didominasi kelompok Sunni.
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi Perang Yaman

Sumber : www.CNN.Com

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top