Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jejak Tujuan Suap Mantan Sekjen Kementerian ESDM Mulai Terdeteksi

Jejak tujuan penyuapan atas tersangka Mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno dalam kasus suap SKK Migas 2011-2012, mulai terdeteksi. Arah dan tujuan penyuapan sudah bisa diungkap oleh penyidik, dan KPK mulai bergerak untuk menindaklanjutinya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Januari 2014  |  00:50 WIB
Sekjen ESDM Waryono Karno (tengah) - Antara
Sekjen ESDM Waryono Karno (tengah) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Jejak tujuan penyuapan atas tersangka Mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno dalam kasus suap SKK Migas 2011-2012, mulai terdeteksi.

Dari hasil penyidikan, saat ini tujuan dari penyuapan itu telah diketahui oleh penyidik KPK. Namun, KPK masih memilih untuk menyimpannya, sebagai bahan penyidikan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan arah dan tujuan penyuapan sudah bisa diungkap oleh penyidik, dan KPK mulai bergerak untuk menindaklanjutinya.

"Penyidik sudah dapat informasinya, tapi saya belum dapat informasi lebih lanjut," ujarnya.

Johan menjelaskan penyidik juga sudah mengetahui siapa sumber pemberi uang senilai US$200.000 yang ditemukan di ruang kerja tersangka tersebut.

Dalam kasus tersebut, Waryono diduga melanggar Pasal 12B dan atau Pasal 11 Undang-Undang No.31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Waryono sudah berstatus tersangka sejak 9 Januari 2014 lalu.

Nama Waryono muncul setelah KPK menelusuri kasus suap yang menimpa Mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian esdm suap migas waryono karno
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top