Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nazaruddin Berjanji Buka-bukaan 30 Proyek Korupsi

Bisnis.com, JAKARTA - Terpidana korupsi Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin akan mengungkap 30 proyek korupsi kepada KPK saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum."Nazaruddin akan
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 26 Agustus 2013  |  21:16 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Terpidana korupsi Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin akan mengungkap 30 proyek korupsi kepada KPK saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Nazaruddin akan buka semuanya, kan ada Rp6,8 triliun sekitar 30 proyek akan dia buka yang menyangkut DPR, pemerintahan, dan swasta. Nazaruddin baru buka 12 proyek dan dia melengkapi berkas-berkas," kata Pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, Senin (26/8/2013).

Tim Penyidik KPK memeriksa Nazaruddin dalam kasus dugaan penerimaan hadiah berkaitan dengan pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah (P3SON) di Hambalang dan proyek-proyek lain dengan tersangka Anas Urbaningrum.

"Ya, Nazaruddin masih menjadi saksi mungkin untuk tiga hari berturut-turut. Tadi saya tanya kasus apa saja, penyidik tidak kasih informasi ke saya," kata Elza.

Elza mengatakan dana senilai Rp7,8 miliar dari proyek pembelian alat-alat olahraga di Hambalang merupakan upaya sejumlah oknum di DPR untuk menutup perkara kasus wisma atlet dengan cara membayar pengacara.

"Untuk kasus Hambalang, saya rasa sudah cukup. Tapi, di pemerintahan belum komplit, di partai juga oknum-oknum partai yang terlibat belum masuk semua. Itu di Nazaruddin sudah masuk," kata Elza tentang Laporan Audit Investigasi Tahap II terhadap Pelaksanaan Pembangunan P3SON di Hambalang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Elza mengatakan pada Selasa (27/8/2013) akan menyerahkan bukti-bukti keterlibatan 15 oknum lain dalam proyek Hambalang yang belum masuk di dalam laporan BPK tahap II kepada tim penyidik KPK.(antara/yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk hambalang nazaruddin elza syarief

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top