Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LP Tanjung Gusta Rusuh, 150 Napi Kabur

  Bisnis.Com, JAKARTA--Sebanyak 150 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas 1 Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara kabur melalui pintu portir saat terjadi kerusuhan.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 11 Juli 2013  |  22:19 WIB
LP Tanjung Gusta Rusuh, 150 Napi Kabur
Bagikan

  Bisnis.Com, JAKARTA--Sebanyak 150 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas 1 Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara kabur melalui pintu portir saat terjadi kerusuhan.

Kepala LP Klas 1 Tanjung Gusta Medan Muji Raharjo mengakui sebanyak 150 napi tersebut meloloskan diri sekitar pukul 18.30 WIB sedangkan sebagian napi lainnya membakar gedung perkantoran.

Sekitar 15 petugas sempat disandera oleh para napi di dalam LP itu sedangkan petugas lainnya telah berada di luar, tambah dia seperti ditulis Antara, Kamis malam (11/7/2013).

Perkiraan sementara, menurut Muji, kerusuhan yang terjadi di dalam LP berawal dari aliran listrik yang padam sejak pagi sehingga para penghuni LP kekurangan air bersih.

Pihaknya kini telah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat. Hingga berita ini diturunkan pencarian masih terus dilakukan.

Menurut Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, saat ini Dirjen Pemasyarakatan sedang menuju ke lokasi kejadian guna mengetahui kondisi terkini LP tersebut.

Berdasarkan catatan di LP Klas 1 Tanjung Gusta Medan saat ini jumlah napi yang menghuni mencapai 2.400 orang.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Bisnis,com sebelumnya menyebutkan dari ratusan napi yang kabur tadi, 12 orang di antaranya merupakan terpidana kasus terorisme. (ra)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lp lp tanjung gusta napi kabur

Sumber : Newswire

Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top