Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BOM BOSTON: Polisi Bantah Laporan CNN Soal Penangkapan Tersangka

BISNIS.COM, BOSTON—Kepolisian Boston dan Federal Bureau of Investigation (FBI) menyatakan belum ada tersangka yang ditangkap dalam kaitan dengan serangan bom di garis finish Marathon Boston.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 18 April 2013  |  09:28 WIB

BISNIS.COM, BOSTON—Kepolisian Boston dan Federal Bureau of Investigation (FBI) menyatakan belum ada tersangka yang ditangkap dalam kaitan dengan serangan bom di garis finish Marathon Boston.

“Belum ada orang yang ditangkap dalam kaitan dengan serangan pada event marathon itu, meski laporan-laporan menyebutkan sebaliknya,” kata Kepolisian Boston di akun twitter mereka, seperti dikutip Antara, Kamis (18/4/2013).

Biro Penyelidik Federal (FBI) juga menyatakan belum ada penangkapan dan mendesak media untuk berhati-hati.

Sebelumnya, televisi CNN mengutip beberapa sumber penegak hukum yang mengatakan penyelidik pada Rabu (17/4/2013) menangkap seorang tersangka pengebom di Boston yang menewaskan tiga orang dan mencederai 180 orang.

Tersangka itu diidentifikasi dari video yang diambil oleh kamera pengawas toko serba ada dan sebuah kamera lain di dekat garis finish marathon di mana dua ledakan bom menghamburkan serpihan logam ke kerumunan massa.

Namun, belum ada rincian lebih lanjut mengenai tersangka yang dilaporkan media itu, yang akan dibawa ke sebuah pengadilan federal di Boston.

CNN juga menayangkan gambar tersangka yang berlari menjauh dari lokasi itu setelah ledakan-ledakan tersebut.

Marathon Boston merupakan salah satu event atletik tahunan terbesar yang diadakan di Amerika Serikat dengan peserta hampir 27.000 orang dan disaksikan puluhan ribu penonton.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tersangka peserta bom biro boston marathon fbi federal cnn
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top