Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Alasan Nadiem Makariem Batalkan Kenaikan UKT, Kena Tegur Jokowi?

Mendikbudristek Nadiem Makariem mengatakan pihaknya resmi membatalkan wacana kenaikan UKT pada tahun ini.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/4/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/4/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan bahwa wacana kenaikan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) batal naik pada tahun ini.

“Kami Kemendikbudristek telah mengambil keputusan untuk membatalkan kenaikan UKT pada tahun ini dan kami akan merevaluasi semua permintaan keningkatan UKT dari PTN,” ujarnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (27/5/2025).

Nadiem mengaku bahwa dalam beberapa hari ke belakang, Kementeriannya telah mendengarkan semua aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, keluarga, dan masyarakat mengenai konsern mereka terkait adanya peningkatan UKT yang terjadi di PTN.

“Memang itu saya melihat beberapa angka-angkanya dan itu juga membuat saya pun cukup mencemaskan,” ucapnya. 

Batalnya kenaikan UKT tersebut juga mempertimbangkan masukan dari Presiden Jokowi dan sejumlah rektor.

“Jadi untuk tahun ini tidak ada mahasiswa yang akan terdampak dengan kenaikan UKT tersebut dan kami akan mengevaluasi satu per satu permintaan atau permohonan perguruan tinggi untuk peningkatan UKT tapi itu pun untuk tahun berikutnya,” tuturnya.

Sebelumnya, Nadiem memenuhi panggilan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, pada siang ini, 

Menurut pantauan Bisnis, Nadiem tiba di lingkungan Istana pada pukul 13.21 WIB dengan mengenakan batik berwarna krem.

Dia mengaku dipanggil untuk membahas beberapa isu pendidikan. Pertemuan dengan Presiden Jokowi itu berlangsung hingga kurang lebih 1 jam lebih.

“Bahas beberapa isu pendidikan mau lapor pak presiden. Iya [UKT juga] ada beberapa isu [lainnya],” ucapnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa rencana kenaikan UKT harus dikaji ulang lebih dalam dengan sejumlah pertimbangan.

“Ya saya memberikan pertimbangan-pertimbangan, tetapi kan tadi sudah disampaikan oleh Mendikbudristek bahwa UKT sementara ini yang kenaikannya sangat tinggi itu dibatalkan dan akan diatur untuk bisa diringakan,” ujarnya di agenda Inaugurasi Menuju Ansor Masa Depan di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024).

Kendati demikian, orang nomor satu di Indonesia itu melanjutkan bahwa terkait teknis akan diserahkan secara langsung kepada mantan bos Gojek tersebut.

Pasalnya, tahun ini kenaikan UKT di PTN telah dibatalkan tetapi ada kemungkinan akan kembali naik pada tahun mendatang.

“Kemungkinan ini akan dievaluasi dulu, kemudian kenaikan setiap universitas akan dikaji dan dikalkulasi sehingga kemungkinan, ini masih kemungkinan, nanti ini kebijakan di Mendikbud akan dimulai kenaikannya tahun depan. Jadi ada jeda tidak langsung seperti sekarang ini,” pungkas Jokowi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper