Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

AS dan Rusia 'Berdamai', Kutuk Serangan Teroris ISIS di Moskow

AS mengutuk keras serangan teroris ISIS di tempat pertunjukan musik Balai Kota Crocus di luar Moskow, Rusia pada Jumat malam (22/3/2024).
AS dan Rusia 'Berdamai', Kutuk Serangan Teroris ISIS di Moskow. Crocus City Hall di Moskow diserang oleh teroris dan dibakar Jumat (22/3/2024), beberapa hari setelah Vladimir Putin kembali terpilih menjadi presiden Rusia untuk kelima kalinya./Reuters
AS dan Rusia 'Berdamai', Kutuk Serangan Teroris ISIS di Moskow. Crocus City Hall di Moskow diserang oleh teroris dan dibakar Jumat (22/3/2024), beberapa hari setelah Vladimir Putin kembali terpilih menjadi presiden Rusia untuk kelima kalinya./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris pers Gedung Putih Amerika Serikat (AS) Karine Jean-Pierre menegaskan bahwa kelompok teroris negara Islam (ISIS) adalah musuh bersama yang harus ditumpas. 

AS mengumumkan itu setelah mengutuk keras serangan teroris di tempat pertunjukan musik Balai Kota Crocus di luar Moskow, Rusia pada Jumat malam (22/3/2024). 

“Amerika Serikat mengutuk keras serangan teroris di Moskow. ISIS adalah teroris dan musuh bersama yang harus dikalahkan di mana-mana," katanya, dilansir TASS, pada Minggu (24/3/2024). 

Pihaknya juga menyampaikan belasungkawa terdalam kepada para keluarga korban yang kehilangan orang yang dicintai dan yang terluka atau terkena dampak dari serangan itu. 

Seperti diketahui, serangan teroris telah menargetkan tempat musik di Balai Kota Crocus di Kota Krasnogorsk dekat Moskow, Rusia, pada Jumat malam (22/3/2024). 

Komite Investigasi Rusia mengatakan jumlah korban tewas hingga saat ini mencapai 133 orang, dan mungkin akan terus bertambah. 

Menurut Kementerian Kesehatan Rusia sebanyak 147 orang terluka, dan 11 orang tersangka yang terlibat dalam serangan teroris telah ditangkap, termasuk 4 orang pembunuh bayaran yang mencoba kabur menuju perbatasan Ukraina. 

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pidatonya di televisi bahwa, menurut informasi awal, pihak Ukraina telah mempersiapkan celah di perbatasan agar teroris itu dapat melintas. 

Dia bersumpah akan mengidentifikasi dan meminta pertanggungjawaban semua orang di balik serangan di Balai Kota Crocus dan menyatakan pada hari ini, 24 Maret sebagai hari berkabung nasional di Rusia. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper