Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wejangan Bamsoet ke AHY yang Ingin Berantas Mafia Tanah

Bamsoet memberikan masukan ke menteri AHY yang ingin memberantas mafia tanah yakni dengan melibatkan seluruh stakeholder
Wejangan Bamsoet ke AHY yang Ingin Berantas Mafia Tanah. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet resmi membuka Sidang Tahunan MPR 2023 dan Sidang Bersama DPR dan DPR Tahun 2023 pada Rabu (16/8/2023).
Wejangan Bamsoet ke AHY yang Ingin Berantas Mafia Tanah. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet resmi membuka Sidang Tahunan MPR 2023 dan Sidang Bersama DPR dan DPR Tahun 2023 pada Rabu (16/8/2023).

Bisnis.com, JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memberikan sejumlah usulan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang ingin memberantas mafia tanah di Indonesia.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menilai bahwa tidak mudah memberantas mafia tanah seperti membalikkan telapak tangan. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif dari pemangku kepentingan terkait untuk membasmi mafia tanah, termasuk memberikan tindakan hukum yang tegas. 

"Penyelesaian kasus mafia tanah bukan persoalan mudah. Perlu kesadaran dari semua pihak agar permasalahan tanah ini tidak menjadi permasalahan sistemik di negeri ini yang sangat nyata merugikan masyarakat lemah," tuturnya di Jakarta, Senin (18/3).

Pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut berpandangan bahwa mafia tanah saat ini tengah melibatkan banyak pihak, mulai dari pihak korporasi, perbankan, broker tanah, makelar, penyandang dana, pemerintah ataupun aparat hukum. 

"Maka tidak jarang juga dalam melakukan operasinya, para mafia tanah ini kolaborasi dengan mafia peradilan," katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut juga menjelaskan jika Menteri AHY berhasil mengajak semua stakeholder untuk perang melawan mafia tanah, maka mafia tanah bisa dihilangkan dari Indonesia.

"Kementerian ATR/BTN waktu di tahun 2023 berhasil mengungkap 86 kasus mafia tanah dengan total tersangka 159 orang, lalu dari pengungkapan kasus mafia tanah tersebut, kerugian negara yang bisa dicegah adalah senilai Rp13,2 triliun," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper