Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PSI Tuding Balik Pihak yang Gembar-gembor Soal Kecurangan

mengaku tidak mau ambil pusing mengenai tuduhan melakukan kecurangan di Pemilu 2024.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (tengah) bersama Ketua Umum Partai Gerindra dan Calon Presiden Prabowo Subianto (keempat kanan) didampingi sejumlah petinggi partai koalisi berfoto di Jakarta, Selasa (24/10/2023). - Bisnis/Suselo Jati
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (tengah) bersama Ketua Umum Partai Gerindra dan Calon Presiden Prabowo Subianto (keempat kanan) didampingi sejumlah petinggi partai koalisi berfoto di Jakarta, Selasa (24/10/2023). - Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA--Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku tidak mau ambil pusing mengenai tuduhan melakukan kecurangan di Pemilu 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Dedek Prayudi malah menduga politisi yang seringkali teriak PSI melakukan kecurangan pada Pemilu 2024 sudah biasa melakukan kecurangan, namun mengkambinghitamkan PSI.

"Jadi kami hanya bisa bilang jangan-jangan mereka menuding itu karena mereka sendiri terbiasa melakukan kecurangan," tuturnya di Jakarta, dikutip Selasa (27/2/2024).

Dia menegaskan bahwa PSI selalu konsisten mengawal proses penghitungan suara dan melakukan koreksi jika ada kesalahan pada saat perhitungan suara.

Dedek memastikan bahwa PSI juga tidak akan terlalu ambil pusing soal tudingan PSI melakukan kecurangan.

“Kami santai aja. Kepada para pihak yang sedang menggiring opini seolah PSI telah melakukan kecurangan dalam proses perhitungan suara," katanya.

Selain itu, Dedek juga mengatakan bahwa pengawalan proses penghitungan suara itu sudah dilakukan sejak awal, sehingga jika diketahui ada kesalahan bisa langsung dicatat. 

“Ketika menemukan kesalahan semacam itu, koreksi-koreksi segera dilakukan dan disepakati seluruh saksi partai-partai lain di berbagai tingkatan. Begitulah yang terjadi, tidak ada tuh yang namanya kecurangan,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper