Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

TKN Bungkam, Ternyata Ini Asal Dana yang Dipakai Prabowo untuk Makan Siang Gratis

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, bungkam saat dikonfirmasi asal dana Rp400 triliun untuk makan siang dan susu gratis.
Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Bisnis.com, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Rosan Roeslani, memilih untuk bungkam saat dikonfirmasi asal dana Rp400 triliun untuk makan siang dan susu gratis ke masyarakat Indonesia.
Padahal menurut Rosan, makan siang dan susu gratis tersebut bakal jadi program andalan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2024.
Namun sayangnya, Rosan tidak menjelaskan lebih rinci ihwal asal-muasal dana sebesar Rp400 triliun untuk makan dan susu gratis selama satu tahun tersebut.
"Nanti ya, bakal dijelasin sama Tim di TKN," tutur Rosan kepada Bisnis di Jakarta, Jumat (1/12/2023).
Kendati demikian pihaknya telah menghitung dan mematangkan program makan siang dan susu gratis tersebut tidak akan membuat anggaran negara bocor hanya untuk makan siang dan susu gratis setiap hari.
"Tentunya program ini sudah kita perhitungkan dan pertimbangkan dengan sangat sangat matang ya," katanya.
Rosan berharap melalui program makan siang dan susu gratis tersebut masyarakat bisa lebih sehat dan terpenuhi gizinya, sehingga tidak mudah sakit.
"Kalau sehat itu biayanya lebih efisien daripada mereka sakit dan harus diobati. Jadi lebih baik itu mencegah daripada mengobati," ujarnya.
Padahal sebelumnya, Sekretaris Jenderal TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, mengatakan bahwa sumber dana ratusan triliun itu akan didapat dari pengalihan dana-dana pada pos APBN.

"Sumbernya ya dari refocusing dan realokasi uang fungsi pendidikan, perlindungan sosial dan dana kesehatan. Tergantung pada segmentasi orang bersangkutan," tuturnya di Jakarta, Selasa (28/11).

Nusron optimistis anggaran Rp400 triliun per tahun tersebut bisa mengcover 82,9 juta ibu dan anak yang bakal menerima manfaat  makan siang dan susu gratis di Indonesia.

"Itu program dengan asumsi tercover 82,9 juta atau 100 persen itu baru bisa tercapai pada 2029," kata Nusron.

Menurutnya, Prabowo-Gibran akan menggunakan data yang sudah disahkan oleh kementerian sosial untuk membagikan makan siang dan susu gratis kepada ibu dan anak Indonesia.

"Nah, kemudian akan meningkat di tahun berikut. Itu semuanya akan bergelombang," ujarnya.

Sebelumnya, Capres Prabowo Subianto mencanangkan program makan siang gratis bagi anak bila dirinya terpilih menjadi Presiden RI ke-8 pada 2024 mendatang, dengan mengalokasikan anggaran hingga Rp400 triliun.

Dirinya menyampaikan bahwa hal ini sebagai upaya mengatasi stunting dan angka kemiskinan dari akar masalahnya.

“Kalo dilihat, anggaran pendidikan 2024 Rp660 triliun. Kalo makan siang untuk anak sekolah, ini masuk pendidikan atau tidak? Jadi sebenarnya kalau Rp400 triliun alokasinya sebenarnya sudah ada,” ujarnya dalam Sarasehan 100 Ekonom 2023, Rabu (8/11/2023).

Menurut Prabowo, Indonesia mampu melakukan hal tersebut. Pasalnya, India yang memiliki PDB perkapita lebih rendah dari Indonesia mampu melakukan hal tersebut.

Dirinya mencontohkan India mampu membuat revolusi putih dengan membagikan susu kepada anak sekolah dan telah berjalan sekitar 35 tahun.

“Tadinya hanya susu, tapi ini signifikan. Kemudian saya kira mereka sudah 4-5 tahun melaksanakan makan gratis sekolah. Demikian juga Thailand, Singapura, Malaysia,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper