Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Denny Indrayana Sebut Anies Akan Jadi Tersangka, NasDem Percaya KPK

Ahmad Sahroni menanggapi nyanyian Denny Indrayana terkait kabar bahwa Anies Baswedan akan menjadi tersangka.
Ahmad Sahroni/youtube
Ahmad Sahroni/youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menanggapi nyanyian Denny Indrayana terkait kabar bahwa Anies Baswedan akan menjadi tersangka.

Sahroni menegaskan bahwa NasDem masih percaya dengan proses hukum yang berlangsung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sahroni mengatakan, sudah jadi ciri khas Denny untuk menyampaikan suatu isu ke publik. Oleh sebab itu, dia akan lebih pilih proses hukum yang berjalan di KPK terkait kasus Formula E Jakarta.

"Denny Indrayana kan selalu bersuara, mungkin dapat informasi yang tidak tepat. Tapi apapun itu semua kan berjalan, proses penegakan hukum dilakukan oleh KPK yang terkait dengan formula E misalnya, kan berjalan terus," jelas Sahroni di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/6/2023).

Bagaimana pun, lanjutnya, informasi yang didapatkan Denny belum tentu bener. Sahroni pun tak terlalu yakin ada upaya penjegalan terhadap Anies.

"Isu kan pasti orang menyangka ini penjegalan oleh kelompok, misalnya kekuasaan, enggak suka dengan Pak Anies misalnya, itu kan isu. Belum tentu juga benar kok," ujar wakil ketua Komisi III DPR ini.

Anies merupakan calon presiden usungan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Beberapa kali Anies sudah pernah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait korupsi proyek Formula E Jakarta 2022.

Mantan Wamenkumham Denny Indrayana pun mengaku mendengar kabar bahwa Anies Baswedan bakal terseret kasus korupsi dan dijadikan tersangka oleh KPK

Dalam cuitan di akun twitter pribadinya, Denny mengatakan bahwa hal itu menjadi upaya rezim penguasa menjegal Anies untuk maju di Pilpres 2024. Menurutnya, perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK menjadi bagian dari rencana tersebut.

“Setelah KPK 19 kali ekspose, ini pemecah rekor, seorang anggota DPR menyampaikan, Anies segera ditersangkakan. Semua komisioner sudah sepakat. Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun,” cuit Denny dalam akunnya (@dennyindrayana), Rabu (21/6/2023).

KPK sendiri sudah menegaskan bahwa dugaan korupsi pada ajang balap mobil listrik atau Formula E Jakarta 2022, masih pada tahap penyelidikan. Dengan kata lain, KPK menyatakan belum ada pihak yang ditetapkan tersangka. 

Lembaga anti rasuah ini membantah klaim mantan Denny yang menyebut ada informasi bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan segera ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut. 

"Sejauh ini masih pada tahap penyelidikan," terang Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (21/6/2023). 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper