Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jokowi Cawe-Cawe Pemilu 2024, Seskab Pramono Anung: Bukan Dukung Capres Tertentu

Seskab Pramono Anung menyatakan maksud cawe-cawe yang disebut Jokowibukan untuk mendukung capres tertentu pada Pilpres 2024
Presiden Joko Widodo berbicara dalam KTT Asean 2023 di Komodo Ballroom, Meruorah Convention Center, Labuan Bajo, Rabu (11/5/2023). Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo berbicara dalam KTT Asean 2023 di Komodo Ballroom, Meruorah Convention Center, Labuan Bajo, Rabu (11/5/2023). Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan maksud cawe-cawe yang disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan untuk mendukung calon presiden (capres) tertentu pada Pilpres 2024.

Pramono mengakui banyak pihak menganggap cawe-cawe Jokowi untuk dukungan capres tertentu. Meski demikian, dia menyatakan cawe-cawe Jokowi hanya bertujuan untuk menciptakan kondisi demokrasi yang baik.

"Kan bukan cawe-cawe untuk memberikan dukungan kepada siapa tapi untuk menciptakan iklim demokrasi berjalan lebih baik dan tidak melanggar peraturan apapun. Enggak, presiden enggak akan mengendorse," ujar Pramono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/5/2023).

Dia mengklaim bahwa Jokowi ingin ikut terlibat langsung dalam penyelenggaraan Pilpres 2024 untuk memastikan pemilu berlangsung secara transparan dan terbuka.

Selain itu, lanjutnya, Jokowi ingin berbagai program pemerintahnya dilanjutkan oleh presiden selanjutnya. Terutama soal program ekonomi dan strategis nasional.

"Keinginan beliau untuk hilirisasi tetap berlanjut, IKN bisa dilanjutkan dengan baik, karena memang IKN juga mendapatkan antusias yang luar biasa dari investor dari luar negeri," jelasnya.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan sikapnya sebagai Kepala Negara di tengah dinamika politik menjelang Pemilu 2024.

Secara tegas, Presiden mengatakan dirinya akan dan harus 'cawe-cawe' untuk kepentingan nasional dan kepentingan negara.

“Saya enggak akan netral. Untuk negara ini, saya perlu cawe-cawe,” tegas Jokowi kepada pemimpin redaksi sejumlah media massa dan content creator di Istana Negara, Senin (29/5/2023) sore.

Jokowi tidak menjelaskan secara detail sikap cawe-cawe tersebut. Namun, hal tersebut, menurutnya, diperlukan untuk menjamin keberlanjutan masa depan negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper