Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Joe Biden Bertemu dengan Eks Pembisik Vladimir Putin

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Presiden Finlandia yang dulu dikenal sebagai pembisik Presiden Rusia Vladimir Putin.
Presiden Finlandia Sauli Niinisto./Bloomberg
Presiden Finlandia Sauli Niinisto./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden datang ke pertemuan di Gedung Putih dan bertemu dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto yang dulu dikenal sebagai "pembisik Putin."

Pertemuan dadakan itu dilakukan Biden dengan Niinisto bersama dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.

Mereka telah bertemu tiga kali dan melakukan perbincangan empat kali sejak akhir 2021. Pembicaraan kali ini terkait akses kepada Kepala Negara Finlandia yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal itu mengingat bahwa proses keanggotaan Finlandia dalam NATO terhenti, karena Turki dan Hongaria menahan dan memblokir aksesi.

Berbicara dalam wawancara dengan Bloomberg Television setelah bertemu dengan Biden, Niinisto mengatakan dirinya membahas NATO terkait keanggotaan Finlandia dan Swedia yang masih menunggu ratifikasi akhir.

Niinisto (74) berada di balik Finlandia dan Swedia yang ingin bergabung dengan NATO, sebuah langkah yang dilakukan untuk meningkatkan keamanan setelah serangan Rusia.

Sedangkan, perang di Ukraina sekarang melewati setahun sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi dengan operasi militer khusus, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (10/3/2023).

Pejabat Finlandia khawatir dengan invasi tersebut dan berupaya masuk dalam keanggotaan NATO pada bulan Mei lalu. Niinisto yang terakhir berbicara dengan Putin pada bulan itu.

Rusia Tuntut NATO Mundur

Rusia menuntut agar NATO mundur dengan menarik pasukan dari Eropa bagian Timur dan menghentikan perkembangan lebih lanjut pada Desember 2021.

Hal itu menandakan kembalinya era kekuatan besar sangat mempengaruhi, dan menjadi dorongan pertama bagi langkah Finlandia untuk mencari keanggotaan NATO.

Finlandia telah merdeka selama lebih dari satu abad, mempertahankan kedaulatannya melawan Uni Soviet dalam dua perang pada periode 1939 hingga 1944.

Saat negara itu menunggu ratifikasi untuk bergabung dengan NATO, Niinisto mengatakan selalu siap untuk menjaga perbatasannya dengan melakukan langkah-langkah seperti mempertahankan wajib militer dan membeli jet tempur F-35.

“Kami selalu siap untuk melindungi perbatasan kami, dan bergabung dengan NATO, menurut saya, lebih banyak perlindungan bahwa tidak akan terjadi apa-apa,” lanjutnya.

Presiden Finlandia mengunjungi Washington sebagai bagian dari perjalanan ke AS selama sepekan, termasuk singgah di Seattle dan Palo Alto, California, dan bertemu dengan Komite Hubungan Luar Negeri Senat dan Ketua DPR Kevin McCarthy.

Niinisto menyebut pertemuan dengan Sullivan awalnya dilakukan di Kedutaan Besar Finlandia, tetapi pada menit terakhir dia diundang ke Gedung Putih untuk bertemu Biden, dan pembicaraan mereka berlangsung cukup lama.

“AS telah mendukung kami selama proses keanggotaan NATO dan terus melakukannya, sebanyak mungkin,” tambahnya.

Masuknya Finlandia ke dalam aliansi militer itu, sambil menunggu persetujuan dari Hongaria dan Turki, akan memperpanjang perbatasan NATO sejauh 1.300 kilometer (800 mil) sisi timurnya serta menambah pasukan yang kuat dalam daya tembak.

NATO dan negara-negara Nordik menyerukan untuk menyelesaikan perluasan secepat mungkin, paling lambat dengan pertemuan puncak yang akan diadakan di Vilnius pada bulan Juli nanti.

Turki menyuarakan keprihatinan atas masuknya Swedia menjadi anggota NATO.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper