Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Polri Kumpulkan Sampel DNA Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Polri sudah berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang berdasarkan sidik jari, masih terdapat 12 jenazah yang diselidiki.
DAMPAK KEBAKARAN DEPO PERTAMINA PLUMPANGrnFoto udara permukiman penduduk yang hangus terbakar dampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Jalan Koramil, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta, Sabtu (4/3/2023). Kejadian tersebut merenggut 14 nyawa warga dan melukai puluhan lainnya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
DAMPAK KEBAKARAN DEPO PERTAMINA PLUMPANGrnFoto udara permukiman penduduk yang hangus terbakar dampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Jalan Koramil, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta, Sabtu (4/3/2023). Kejadian tersebut merenggut 14 nyawa warga dan melukai puluhan lainnya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Bisnis.com, JAKARTA- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengumpulkan sepuluh sampel DNA keluarga korban kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat malam (3/3/2023).

"Sampel DNA akan diteliti dengan hati-hati untuk mencocokkan dengan jenazah korban kebakaran," kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto di RS Polri, Jakarta Timur, Sabtu (4/3/2023).

Menurut dia, proses identifikasi harus dilakukan secara benar agar tidak ada kesalahan dalam mengungkap identitas jenazah.

"Ini kan mencocokkan ya, jadi kalau yang dicocokkan belum ketemu ya, belum bisa nyambung, belum bisa kita rilis. Kan prinsipnya adalah kehati-hatian," tuturnya.

Tim DVI Polri pun telah berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang berdasarkan sidik jari.

"Dari 6 sidik jari diproses oleh tim Inafis dan tim DVI RS Bhayangkara, dua teridentifikasi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Dalam mengidentifikasi jenazah korban kebakaran, tim DVI menggunakan tiga metode yakni menggunakan melalui DNA, gigi, dan sidik jari.

Kedua jenazah yang telah teridentifikasi di antaranya Fahrul Hidayatulah (28) dan Muhammad Bukhori (41),  keduanya merupakan warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada keluarga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, untuk mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna proses identifikasi jenazah.

"Bagi masyarakat yang kehilangan keluarga kami membutuhkan kehadiran dari keluarga kandung. Apakah itu kakak, kakak kandung, adik kandung, atau anak kandung, atau pun orang tua untuk pengambilan sampel DNA," kata Kapolri saat mengunjungi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu.

Identifikasi jenazah korban kebakaran itu saat ini masih berlangsung dan memerlukan data pendamping.

"Sementara masih ada 12 lagi yang sedang dilaksanakan pemeriksaan dengan metode pengecekan DNA dan ontologi, mungkin bisa dibantu oleh rekan-rekan karena kami membutuhkan sampel pendamping untuk bisa memastikan, jenazah yang ada di kita ini adalah jenazah yang dimaksud," papar Listyo.

Menurut dia, kehadiran anggota keluarga inti jenazah korban kebakaran Depo Plumpang ke RS Polri akan mempercepat proses identifikasi.

"Ini juga nanti tentunya bisa membantu mempercepat proses identifikasi karena memang kami butuh pembanding, mohon bantuan dari rekan-rekan dan tadi di posko sudah kita sampaikan untuk ikut dibantu disosialisasikan," tuturnya.

Sehingga, tambah dia, 12 jenazah yang belum teridentifikasi akan terus didalami agar bisa sama dengan keluarganya.

Tim Disaster Victim dan Idenfication (DVI) Polri sudah berhasil mengindetifikasi dua jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang berdasarkan sidik jari.

"Dari 6 sidik jari diproses oleh tim Inafis dan tim DVI RS Bhayangkara, dua teridentifikasi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Dalam mengidentifikasi jenazah korban kebakaran, tim DVI menggunakan tiga metode yakni menggunakan melalui DNA, gigi, dan sidik jari.

Kedua jenazah yang telah teridentifikasi di antaranya Fahrul Hidayatulah (28) dan Muhammad Bukhori (41), keduanya merupakan warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper