Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Garut Diguncang Gempa, Tagar Garut, Pangandaran, hingga Cilacap Trending di Twitter

Selain Garut, wilayah lain yang merasakan gempa seperti Pangandaran, Bandung, Cimahi, hingga Cilacap menjadi trending di Twitter.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 03 Desember 2022  |  20:11 WIB
Garut Diguncang Gempa, Tagar Garut, Pangandaran, hingga Cilacap Trending di Twitter
Gempa Garut berkekuatan Magnitudo 6,4 hari ini, Sabtu (3/12/2022), terasa hingga Jakarta dan sekitarnya. - BMKG
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Gempa yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat turut dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah di Pulau Jawa pada Sabtu (3/12/2022).

Tak berselang lama, tagar Garut kemudian langsung memuncaki peringkat teratas trending topic Twitter. Selain Garut, wilayah lain seperti Pangandaran, Bandung, Cimahi, hingga Cilacap menjadi trending di Twitter.

Banyak dari netizen Twitter yang turut menceritakan kejadian gempa yang telah mereka alami.

Beberapa dari netizen Twiiter di akun resmi BMKG menyebut gempa yang terjadi pada sore hari ini terasa cukup lama.

"Pangandaran agak lama gempa nya," tulis akun twitter @izmialn, Sabtu (3/12/2022).

Mengutip akun Twitter Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono @DaryonoBMKG menyebut gempa Garut tidak memiliki kaitan dengan gempa Cianjur. Menurutnya, gempa Garut dan Cianjur berasal dari sumber yang berbeda.

"Gempa garut akibat patahan dalam slab lempemg australia yang menunjam ke bawah jabar di kedalaman 109 km. Gempa ini kita menyebutnya gempa dalam lempeng," tulis Daryono, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Daryono, gempa Garut memiliki karakter yang miskin gempa susulan atau lack of aftershock.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garut Gempa Garut twitter gempa
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top