Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bom Istanbul: Polisi Turki Tangkap Wanita Asal Suriah, 46 Tersangka Lainnya Ditahan

Wanita Suriah ditangkap pada Senin (14/11/2022) sebagai orang yang menanam bom di Istanbul, dan 46 orang tersangka lainnya ditahan.
Kepolisian Turki memasang barikade di lokasi pengeboman di Istanbul pada Minggu (13/11/2022) yang menewaskan 6 orang./Bloomberg
Kepolisian Turki memasang barikade di lokasi pengeboman di Istanbul pada Minggu (13/11/2022) yang menewaskan 6 orang./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Turki menuduh seorang wanita Suriah pada Senin (14/11/2022) sebagai orang yang menanam bom di Istanbul, yang menewaskan 6 orang.

Pihak Turki juga mengklaim bahwa ada peran Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dalam serangan bom di Istanbul pada Minggu (13/11/2022).

Adapun dua gadis berusia 9 dan 15 tahun menjadi korban tewas dari 6 orang yang dinyatakan meninggal dunia, dan 81 orang lainnya luka-luka.

Bom meledak setelah pukul 4 sore pada Minggu (13/11/2022) di Istiklal Avenue, yang merupakan rumah bagi butik dan konsultan Eropa.

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan bahwa pelaku pengeboman di Istanbul telah ditangkap.

"Orang yang menanam bom telah ditangkap," kata Soylu, dalam pernyataan dari kantor berita resmi Anadolu Senin (14/11/2022) pagi.

Lebih lanjut, Soylu menegaskan adanya peran organisasi teroris PKK, yang bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut.

"Menurut temuan kami, organisasi teroris PKK bertanggung jawab," kata Soylu, seperti dilansir dari CNA, Selasa (15/11/2022).

Juru bicara PKK membantah adanya peran kelompoknya terhadap ledakan bom di Istanbul tersebut.

"Tidak ada hubungan antara PKK dan ledakan kemarin di Istanbul," kata juru bicara kelompok PKK itu.

Adapun PKK telah masuk ke dalam daftar hitam oleh Ibu Kota Turki, Ankara dan sekutu barat sebagai kelompok teroris.

Seorang pejabat Turki mengatakan bahwa temuan awal menunjukkan unit dalam organisasi pemuda yang berafiliasi dengan PKK.

Polisi mengungkap bahwa tersangka utama adalah seorang wanita Suriah yang bekerja untuk militan Kurdi. Total ada sebanyak 46 orang ditahan.

Rekaman polisi yang dibagikan dengan media Turki menunjukkan seorang wanita muda dengan kaus ungu ditangkap di sebuah flat di Istanbul.

Polisi mengungkap namanya, yaitu Alham Albashir dan mengatakan dia ditangkap pada pukul 02:50 di pinggiran kota Istanbul. 

Media lokal Turki mengatakan bahwa dia adalah seorang agen intelijen PKK yang terlatih dan berusia 23 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper