Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Polisi India Tangkap 9 Orang Usai 144 Orang Tewas Karena Jembatan Runtuh

Sebanyak 9 orang kini ditangkap oleh pihak kepolisian usai insiden runtuhnya jembatan yang menyebabkan 144 orang tewas.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 01 November 2022  |  06:31 WIB
Polisi India Tangkap 9 Orang Usai 144 Orang Tewas Karena Jembatan Runtuh
Polisi India - pakistantoday
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi India menangkap 9 orang usai runtuhnya jembatan di Gujarat yang menewaskan sedikitnya 144 orang. 

Jembatan itu baru dibuka beberapa hari, dan ambruk pada Minggu (30/10/2022) malam, ratusan korban jatuh ke sungai dan berpegangan dengan reruntuhan, sebagian lainnya dinyatakan tewas.

Adapun 9 orang yang ditangkap ialah berasal dari sebuah perusahaan pemelihara jembatan di daerah Morbi. Polisi senior, Ashok Kumar Yadav mengatakan bahwa kini sedang dalam penyelidikan.

Pada rekaman CCTV terlihat jembatan yang berusia hampir 150 tahun tersebut bergoyang-goyang, tampak sengaja dilakukan oleh beberapa orang setelah itu tiba-tiba ambruk.

"Kami semua berdiri di jembatan bersama-sama ketika jembatan itu berguncang keras dan tiba-tiba jatuh. Saya mendengar jeritan dan bunyi keras dan kemudian ada keheningan. Kemudian perlahan-lahan menangis dan menjerit," kata Madhvi Ben (30) korban selamat.

Ben menceritakan bahwa salah satu kakinya terjerat dalam tali baja, dan membuatnya hampir tenggelam dan berjuang untuk melepaskan diri.

"Saya entah bagaimana menutup hidung saya dan menarik diri ke atas dan melepaskan kaki saya dari kawat. Saya meraih kawat lain dan memanjat sisa-sisa jembatan. Seseorang memegang tangan saya dan menarik saya keluar dari air sebelum saya mencapai tepi sungai," lanjut Ben.

Kepala polisi setempat, P Dekavadiya mengatakan bahwa hingga Senin (31/10/2022) sore, jumlah korban tewas dari runtuhnya jembatan di Gujarat telah meningkat menjadi 137 orang.

Adapun para korban termasuk 50 anak-anak, dan yang paling muda ditemukan anak laki-laki dengan usia dua tahun, seperti dilansir dari Channel News Asia pada Selasa (1/11/2022).

Seorang anggota parlemen lokal, Kalyanji Kundariya, mengatakan bahwa atas tragedi itu, ia telah kehilangan 12 anggota keluarga, termasuk 5 anaknya.

Selain itu seorang pedagang tekstil, Puneet Pitroda (35) menyampaikan kondisi sanak keluarganya yang menjadi korban dari runtuhnya jembatan.

"Tubuh saudara laki-laki saya diambil pada jam 9 malam dan mayat saudara ipar saya ditemukan pada jam 1 pagi," kata Pitroda, pada Senin (31/10/2022).

Menurutnya, pihak berwenang harus bertanggung jawab penuh atas tragedi runtuhnya jembatan di Gujarat India tersebut.

"Pihak berwenang bertanggung jawab penuh atas tragedi itu. Mereka mengizinkan ratusan orang berkumpul di jembatan ketika jembatan itu hanya mampu menampung sejumlah kecil orang," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india jembatan
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top