Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Teka-teki Calon Pangacara Teddy Minahasa, Bakal Kerja Berat!

Siapa yang akan menjadi pengacara kasus Teddy Minahasa? Siapapun dia, perkerjaan yang dilakukan diprediksi akan berat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Oktober 2022  |  19:01 WIB
Teka-teki Calon Pangacara Teddy Minahasa, Bakal Kerja Berat!
Teddy Minahasa
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Menarik untuk mengikuti teka-teki orang yang akan menjadi calon pengacara Teddy Minahasa.

Seperti diketahui, pemeriksaan terhadap Teddy Minahasa yang sebelumnya ditangkap karena diduga menyalagunakan dan menjual narkoba harus ditunda.

Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa kembali dilanjutkan pada Senin yang akan datang, 17 Oktober 2022.

Irjen Teddy Minahasa meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan ingin didampingi pengacara pribadi yang telah disiapkan keluarganya.

“Tadi siang penyidik dari Dir narkoba PMJ telah melakukan pemeriksan terhadap Irjen TM. Pemeriksan sempat berlangsung, tetapi tidak bisa tuntas karena permintaan Irjen TM untuk diundur menjadi hari Senin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Sabtu malam, 15 Oktober 2022.

Dilansir dari Tempo, Polda Metro Jaya sebenarnya sudah menyediakan advokat untuk mendampingi Teddy Minahasa. Namun mantan Kapolda Jatim tersebut menolak dengan alasan yang tidak disebutkan.

Kini, teka-teki tentang siapa pengacara Teddy Minahasa-pun menarik untuk disaksikan.

Sebab nantinya, siapapun pengacara tersebut akan mendapat tugas yang cukup berat.

Sebab atas kasus ini, Teddy Minahasa terancam hukuman maksimal pidana mati atau minimal 20 tahun penjara.

Hal ini lantaran Teddy Minahasa diduga memerintahkan anak buahnya untuk menyisihkan barang bukti sabu-sabu dari hasil pengungkapan kasus.

Sabu-sabu itu lalu dijual dan sebagian hasil penjualan diduga masuk ke kantong pribadinya.

"Dari keterangan itu adalah perintah dari Bapak TM," ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Jakarta pada Jumat lalu, 14 Oktober 2022.

Menurut Mukti sabu tersebut hasil pengungkapan kasus narkotika yang hendak dimusnahkan oleh Polres Bukit Tinggi, Sumatra Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Teddy Minahasa kapolda jatim

Sumber : Tempo

Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top