Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Irjen Nico Afinta Dicopot dari Jabatan Kapolda Jatim, Kekayaannya Rp5,9 Miliar

Nico memiliki harta Rp5,9 miliar, memiliki empat bidang tanah dan banguna di Semarang, Jakarta Selatan, dan Surabaya.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 11 Oktober 2022  |  12:02 WIB
Irjen Nico Afinta Dicopot dari Jabatan Kapolda Jatim, Kekayaannya Rp5,9 Miliar
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyyah Al Misbar, Dusun Karang Nongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (1/12/2020). - Antara\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot Irjen Nico Afinta dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim). 

Hal tersebut tertuang dalam surat telegram atau TR Kapolri. Dalam TR dengan nomor ST/2134/X/KEP/2022 tertanggal 10 Oktober 2022 terlihat bahwa Nico dimutasi menjadi Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Budaya (Sahlisosbud Kapolri). Posisi Kapolda Jatim kini diisi Irjen Teddy Minahasa Putra. 

Pencopotan Nico Afinta di tengah ramainya tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022. sebanyak 131 orang tewas akibat kerusuhan sepak bola itu. Menurut Polri, korban tewas dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan akibat kekurangan oksigen.

Lalu, berapa harta kekayaan Nico Afinta?

Berdasarkan laporan harta kekayaan di laman elhkpn.kpk.go.id, Nico memiliki harta sejumlah Rp5.943.664.000.

Dia tercatat memiliki empat bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Semarang, Jakarta Selatan, dan Surabaya senilai Rp2.663.664.000.

Garasi Nico hanya diisi dua buah mobil yakni Toyota Innova dan Mitsubishi Pajero Sport dengan nilai total Rp490.000.000.

Nico juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp110 juta, surat berharga senilai Rp1.500.000.000 serta kas dan setara kas Rp1.180.000.000.

Kadiv Humas Pori Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pemutasian Nico bukan efek dari tragedi Kanjuruhan yang terjadi baru baru ini. 

"TR tour of duty dan tour of area, mutasi adalah hal yang alamiah di organisasi Polri dalam rangka promosi dan meningkatkan kinerja organisasi," ujar Dedi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (10/10/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapolda jatim lhkpn Tragedi Kanjuruhan
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top