Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Ingin Opsi Lain, jika Kesepakatan Nuklir Iran Gagal

Joe Biden mengatakan bahwa pihaknya menginginkan pilihan lain yang tersedia untuk memastikan bahwa Iran tidak mencapai kemampuan senjata nuklir.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 09 September 2022  |  14:02 WIB
AS Ingin Opsi Lain, jika Kesepakatan Nuklir Iran Gagal
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghadiri sebuah acara tentang memerangi kejahatan "ghost gun" atau senjata api rakitan tanpa nomor seri, di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 11 April 2022. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa pihaknya menginginkan "pilihan lain yang tersedia" untuk memastikan bahwa Iran tidak mencapai kemampuan senjata nuklir, jika upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 gagal, kata juru bicara Gedung Putih.

Juru Bicara Keamanan Nasional John Kirby mengatakan Washington akan tetap aktif dalam mendorong penerapan kembali perjanjian tersebut, tetapi kesabarannya “tidak abadi.”

“Bahkan ketika dia telah memupuk dan mendorong jalur diplomatik, (Biden) telah menyampaikan kepada seluruh pemerintahan, bahwa dia ingin memastikan kami memiliki opsi lain yang tersedia untuk mencapai hasil yang solid dari program tanpa nuklir bagi Iran,” katanya seperti dikutip ArabNews.com, Jumat (9/9/2022).

Para pemimpin dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Jerman sebelumnya mendiskusikan upaya membangkitkan kembali perjanjian nuklir Iran 2015.

"Sebagai tambahan, mereka mendiskusikan negosiasi yang berjalan atas program nuklir Iran, kebutuhan penguatan dukungan untuk rekanan di Timur Tengah, dan kerja sama untuk mencegah dan membatasi kegiatan regional Iran yang tidak stabil," menurut Gedung Putih sebelumnya.

Pertemuan itu melibatkan Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Iran selama ini telah mengekang program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi ekonomi.

Kegagalan negosiasi nuklir ini bisa meningkatkan risiko perang regional dan Israel mengancam tindakan militer terhadap Iran bila diplomasi gagal mencegah Iran mengembangkan kemampuan senjata nuklir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nuklir iran iran Joe Biden
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top