Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dilarikan ke ICU, KPK Batal Periksa Bos Duta Palma Surya Darmadi

Pemeriksaan terhadap Surya Darmadi ditangguhkan hingga bos Duta Palma tersebut pulih.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 19 Agustus 2022  |  08:39 WIB
Dilarikan ke ICU, KPK Batal Periksa Bos Duta Palma Surya Darmadi
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana. ANTARA - Dokumentasi Pribadi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal memeriksa tersangka perkara dugaan korupsi PT Duta Palma, Surya Darmadi karena masih dalam perawatan di ICU RSU Adhyaksa.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. Sumedana mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap Surya Darmadi batal digelar hingga Surya Darmadi pulih.

“Untuk alasan kemanusiaan, SD sementara waktu harus menjalani perawatan intensif di RSU Adhyaksa, sehingga proses penyidikan  ditunda hingga kondisi kesehatan SD pulih kembali dan siap untuk menjalani pemeriksaan lanjutan,” ucap Ketut dalam keterangan resminya, Jumat (19/8/2022).

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menghentikan pemeriksaan tersangka kasus dugaan korupsi penguasaan lahan sawit dan pencucian uang Surya Darmadi karna alasan kesehatan.

Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Ketut Sumedana mengatakan bahwa pemeriksaan dihentikan dan Surya Darmadi dilarikan ke RSU Adhyaksa, Jakarta Timur.

“Usai dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter, SD disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di RSU Adhyaksa, Ceger, Jakarta Timur,” ujar Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis, Kamis (18/8/2022)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Surya Darmadi Kejaksaan Agung
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top