Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polri Setop Laporan Pelecehan Seksual Brigadir J, Ini Alasannya

Bareskrim Polri hentikan dua laporan, termasuk pelecehan seksual, yang disangkakan kepada Brigadir J karena tidak ada unsur pidana
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 13 Agustus 2022  |  09:27 WIB
Polri Setop Laporan Pelecehan Seksual Brigadir J, Ini Alasannya
Petugas kepolisian mengangkat peti jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat upacara pelepasan secara kedinasan setelah autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). Autopsi ulang yang berlangsung selama enam jam itu dilakukan atas permintaan keluarga dalam mencari keadilan dan pengungkapan kasus. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan - nym.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menghentikan laporan (LP) terkait dengan dugaan percobaan pembunuhan dan pelecehan seksual yang disangkan terhadap Brigadir Yosua atau Brigadir J.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Andi Rian mengatakan bahwa alasan dicabutnya kedua LP tersebut dikarenakan tidak adanya peristiwa pidana.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi, kedua perkara ini kita hentikan penyidikamnya karena tidak ditemukan peristiwa pidana,” tutur Rian di Mabes Polri, Jumat (12/8/2022) malam.

Untuk LP sendiri adalah LPA No. 368/A/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan tanggal 8 Juli 2022 tentang dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP.

Lalu, LPB No. 1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan Polda Metro Jaya tanggal 9 Juli 2022 tentang kejahatan terhadap kesopanan dan atau perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan atau kekerasan seksual.

Diketahui, Bareskrim Polri menarik kembali laporan terhadap Brigadir J di Polda Metro Jaya. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pengambilan LP dikarenakan agar lebih efektif dan efisien dalam penyedikannya.

"Dijadikan satu agar efektif dan efisien dalam manajemen penyidikannya,” tutur Dedi kepada wartawan, Minggu (31/7/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brigadir Pembunuhan Brigadir J polri Pelecehan Seksual
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top