Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bareskrim Protes, Hasil Kerja Timsus Polri Diklaim Pengacara Bharada E

Bareskrim menegaskan bahwa semua keterangan yang diberikan oleh Bharada Richard atau Bharada E merupakan hasil pekerjaan dari timsus.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  08:30 WIB
Bareskrim Protes, Hasil Kerja Timsus Polri Diklaim Pengacara Bharada E
Komjen Pol. Agus Andrianto menegaskan bahwa semua keterangan yang diberikan oleh Bharada Richard atau Bharada E merupakan hasil pekerjaan dari timsus. ANTARA - HO/Polri
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menegaskan bahwa semua keterangan yang diberikan oleh Bharada Richard atau Bharada E merupakan hasil pekerjaan dari tim khusus (Timsus).

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengaku geram dengan pengakuan kuasa hukum Bharada E yaitu Deolipa Yumara yang seolah-olah mengklaim hasil kerja Timsus Polri.

Agus menjelaskan bahwa pengacara yang ditunjuk oleh keluarga Ferdy Sambo (FS) mengundurkan diri setelah Bharada E berstatus tersangka.

Walhasil, kepolisian menyiapkan pengacara pengganti yakni Deolipa. 

"Nah pengacara yang baru datang ini seolah-olah dia yang bekerja, sampaikan informasi kepada publik, kan nggak fair gitu," tutur Agus di Mabes Polri, Selasa (10/8/2022) malam. 

Diketahui, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E saat ini telah mendapatakan pengacara baru dalam kasus penembakan dirinya dengan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam, di bilangan Duren Tiga.

Deolipa Yumara menjadi pengacara dari Bharada E yang baru menggantikan Nahot Silitonga yang mendadak mundur dari kursi pengacara Bharada E.

"Pada malam hari ini saya Deolipa Yumara dan bersama rekan pengacara bapak Burhanudin kami adalah pengacara baru dari Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau yang biasa dipanggil Bharada E," tutur Deolipa di Bareskrim Polri, Sabtu (6/8/2022) malam hari.

Adapun, dalam kasus kematian Brigadir J, Polri telah menetapkan tiga tersangka yakni Bharada E, Brigadir RR, dan otak dari aksi yakni Irjen Pol FS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim polri Bharada E polisi tembak polisi Ferdy Sambo
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top