Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rangkuman Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-146: Ini Janji AS Bagi Ukraina

Amerika Serikat (AS) terus memberikan intelijennya ke Ukraina meskipun ada perubahan di lingkaran dalam pemerintahan Ukraina.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 19 Juli 2022  |  10:31 WIB
Rangkuman Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-146: Ini Janji AS Bagi Ukraina
Pemandangan menunjukkan konvoi pasukan pro-Rusia saat konflik Ukraina-Rusia di luar kota Volnovakha yang dikuasai separatis di wilayah Donetsk, Ukraina, Sabtu (12/3/2022). - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Konflik Rusia vs Ukraina sudah memasuki hari ke-146 sejak awal invasi. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky telah menunjuk kepala badan keamanan baru, yaitu Vasyl Maliuk.

Vasyl Maliuk sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil kepala badan keamanan Ukraina (SBU) yang memimpin unit antikorupsi dan kejahatan terorganisir di direktorat pusat badan tersebut.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) akan terus memberikan intelijennya ke Ukraina meskipun ada perubahan di lingkaran dalam pemerintahan Ukraina. Juru bicara departemen luar negeri AS, Ned Price mengatakan bahwa AS berdasarkan pada intuisi dan menambahkan untuk seterusnya AS akan berbagi intelijen dengan Ukraina.

Update rangkuman konflik Rusia vs Ukraina hari ke-146 pada Selasa (19/7/2022):

6 Orang Tewas Dalam Serangan di Ukraina Timur

Layanan darurat Ukraina melaporkan bahwa sedikitnya enam orang tewas dan tiga lainnya berhasil diselamatkan setelah pasukan Rusia menembaki kota Toretsk di Ukraina timur, serangan tersebut juga telah menghancurkan bangunanan dua lantai.

Pertemuan Ibu Negara Ukraina dan AS

Setelah Ibu negara Ukraina, Olena Zelenska, bertemu dengan menteri luar negeri AS, Antony Blinken, agenda selanjutnya Zelenska akan menemui Ibu Negara AS, Jill Biden dalam serangkaian acara perjalanan Zelenska ke luar negeri.

Gazprom Tidak Dapat Menjamin Pasokan Gas ke Eropa

Gazprom Rusia telah mengatakan kepada pelanggannya di Eropa bahwa mereka tidak dapat menjamin pasokan gas karena terjadi keadaan tak terduga yang memaksa mereka untuk menyatakan force majeure pada pasokan mulai dari 14 Juni.

Turki Akan Kembali Membahas Ekspor Biji-bijian Ukraina di Iran

Turki mengatakan pertemuan dengan Ukraina, Rusia dan PBB minggu ini untuk membahas lanjutan dari ekspor gandum di Laut Hitam Ukraina agar masalah yang akan terjadi bisa diatasi. Pertemuan ini akan berlangsung di Teheran, Ibu Kota Iran.

Erdogan Peringatkan Swedia, Finlandia dan NATO

Dalam perjanjian bergabungnya Swedia dan Finlandia bergabung dengan harus memenuhi syarat agar tidak menyediakan tempat bagi militan Kurdi yang dilarang, Erdoğan peringatkan mereka dan mengancam sekali lagi akan"membekukan" proses aliansi tersebut.

Hubungan Belarus dan Ukraina Akan Berakhir

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Belarus jika pasukannya melintasi perbatasan untuk mendukung invasi Rusia.

“Belarus adalah kaki tangan kejahatan agresi, tidak ada keraguan tentang itu. Kami memutuskan hubungan diplomatik dengan Federasi Rusia segera setelah dimulainya serangan skala penuh. Hubungan dengan Belarus juga akan terputus jika Angkatan Bersenjata Republik Belarus melintasi perbatasan Ukraina,” katanya.

Uni Eropa Telah Menyetujui Bantuan Dana  €500 Juta Untuk Ukraina

Kembali, bantuan dana akan digelontorkan Uni Eropa untuk Ukraina sebanyak  €500 juta dan telah mendapat persetujuan para Menteri Luar Negeri yang tergabung ke dalam Uni Eropa. Atas bantuan dana tersebut, terhitung Uni Eropa telah memberikan bantuan ke Ukraina sebesar  €2,5 miliar sejak awal invasi

Larangan Impor Emas Menjadi Sanksi Terbaru Rusia

Menteri luar negeri Uni Eropa sedang membahas larangan impor emas Rusia untuk lebih mengekang penghasilan Rusia dalam pendanaan perang untuk melanjutkan invasinya ke Ukraina.

Stasiun TV yang Diblokir Rusia Telah Kembali Siaran

Setelah mengalami pembekuan media independen oleh rezim Putin sejak awal invasi dan baru-baru ini Stasiun TV independen Rusia, Dozhd, telah kembali siaran di luar negeri atau lebih tepatnya di studio Latvia, Prancis dan Belanda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Ukraina Rusia pemerintah
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top