Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Praperadilan Eks Dirut Taspen Life Ditolak Lagi di PN Jaksel

Praperadilan eks Direktur Utama sekaligus Ketua Komite Investasi PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Maryoso Sumaryono (MS) kembali kandas.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  20:35 WIB
Praperadilan Eks Dirut Taspen Life Ditolak Lagi di PN Jaksel
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan mantan Direktur Utama sekaligus Ketua Komite Investasi PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Maryoso Sumaryono (MS). 

Maryono menggugat Kejaksaan Agung atas status tersangka yang disematkan terhadap dirinya. "Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," seperti dikutip dari SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2022). 

Adapun gugatan dengan nomor perkara 49/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL ini merupakan ketiga kalinya diajukan oleh Maryoso. 

Dia sebelumnya telah dua kali mengajukan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan. Kedua gugatan tersebut pun ditolak. 

Adapun, Maryoso adalah tersangka kasus dugaan korupsi Taspen Life. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan pemilik PT Sekar Wijaya Group Hasti Sriwahyuni. 

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Taspen Life. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengemukakan kedua tersangka itu adalah eks Direktur Utama sekaligus Ketua Komite Investasi PT Taspen Life Maryoso Sumaryono dan Owner PT Sekar Wijaya Group Hasti Sriwahyuni. 

Menurut Ketut, tim penyidik Kejagung menemukan alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status hukum keduanya dari saksi menjadi tersangka. 

"MS dan HS telah ditetapkan menjadi tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwa Taspen," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Ketut mengatakan usai ditetapkan jadi tersangka, keduanya langsung ditahan selama 20 hari mulai hari ini Selasa 29 Maret 2022 di Rutan Salemba cabang Kejagung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

praperadilan Taspen Life Kejaksaan Agung
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top