Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klarifikasi Mahathir Mohamad Soal Malaysia Caplok Kepri

Mahathir menjelaskan pernyataannya soal Singapura dan Kepulauan Riau ditafsirkan di luar konteks.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 23 Juni 2022  |  20:26 WIB
Klarifikasi Mahathir Mohamad Soal Malaysia Caplok Kepri
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad/Dok. Malaysian Department of Information - Zarith Zulkifli
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengklarifikasi ucapannya soal Malaysia seharusnya mengklaim Kepulauan Riau dan Singapura.

Mahathir menjelaskan pernyataannya itu ditafsirkan di luar konteks. Mahathir mengaku tak pernah meminta Malaysia untuk mengklaim pulau yang sudah dianggap hilang dari wilayahnya.

"Laporan soal ucapan saya dalam pertemuan dengan orang Melayu itu tidak benar. Saya tak meminta Malaysia mengklaim apa (pulau) yang sudah hilang," kata Mahatir dalam keterangannya yang diunggah di akun instagram miliknya @chedetofficial, Kamis (23/6/2022).

Mahathir mengatakan pernyataannya untuk menyindir Malaysia yang sangat khawatir lantaran kehilangan pulau seukuran meja. Namun, lanjut Mahatir, Malaysia tak pernah ambil pusing saat wilayah yang lebih besar dicaplok.

"Kehilangan Pulau Batu Puteh bukan masalah besar. Itu kesalahan Pemerintahan Johor yang menolak pulau itu bagian dari Johor. Seandainya saat itu Johor tidak menolak, tak penolakan itu, tidak akan ada perselisihan sekarang," paparnya.

Lebih lanjut, dia menyebut Malaysia seharusnya bersyukur Mahkamah Internasional mengakui Pulau Sipadan dan Ligitan bagian dari Malaysia.

"Dua pulau itu lebih berharga ketimbang Pulau Batu Puteh yang hanya tumpukan batu. Kita harus berterima kasih kepada Indonesia tak mempermasalahkan penghargaan tersebut," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura malaysia Mahathir Mohamad
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top