Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah 18 Juni, Nama Burma Diubah Menjadi Myanmar

Myanmar pertama kali disematkan pada 18 Juni 2022, setelah sebelumnya negara itu bernama Burma.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 Juni 2022  |  08:08 WIB
Sejarah 18 Juni, Nama Burma Diubah Menjadi Myanmar
Burma berubah nama menjadi Myanmar pada 18 Juni 1989 - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Pada 18 Juni 1989. pemerintah Myanmar pertama kali mengubah nama "Birma" menjadi "Myanmar" oleh pemerintahan junta militer Birma.

Secara resmi, negara itu disebut Myanmar tetapi menurut orang-orang di Washington, negara itu masih tergolong Burma dan pilihannya sangat politis seperti segala sesuatu tentang bangsa itu sendiri.

Negara itu disebut Burma karena mengacu pada orang orang Burma, etnis mayoritas di negara itu tetapi diubah menjadi Myanmar pada tahun 1989 oleh junta yang berkuasa.

Alasan perubahan itu selalu dimainkan sebagai upaya untuk melepaskan diri dari jebakan kolonial masa lalu demi persatuan etnis. Tapi itu tidak benar-benar berhasil, dengan semua orang masih menggunakan Burma untuk menentang kepemimpinan militer.

Myanmar telah berjuang untuk membangun demokrasi selama bertahun-tahun sekarang, dengan pemimpin populer Ann Sang Suu Kyi di garis depan perjuangan, bahkan berhasil menetapkan aturan dan melakukan pemungutan suara, mendapatkan sepotong penerimaan, secara internasional, hanya untuk semuanya yang akan datang. runtuh pada Februari 2021 dengan kudeta militer.

Kudeta itu berarti semua niat baik yang diperoleh negara telah hilang, dengan Presiden Joe Biden mengancam sanksi terhadap negara itu dan dengan tegas menyebutnya sebagai Burma dan bukan Myanmar, yang jelas-jelas menentang aturan militer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

myanmar burma Sejarah Hari Ini
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top